Gerindra: Ada yang Suruh Kiai NU Tak Pilih Prabowo karena 212

KELILING PONPES: Soepriyatno (dua dari kiri), ada yang suruh kiai agar tak memilih Prabowo Subianto karena dengat dengan 212. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
KELILING PONPES: Soepriyatno (dua dari kiri), ada yang suruh kiai agar tak memilih Prabowo Subianto karena dekat dengan 212. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pilkada serentak 2018 di Jawa Timur, termasuk Pilgub Jatim, selesai! Kini konsentrasi partai politik (Parpol) mulai tercurah ke Pemilu 2019 — Pileg dan Pilpres.

Partai Gerindra Jatim, misalnya, mulai mengintensifkan pendekatan ke kiai-kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu ditunjukkan dua tokoh Gerindra Jatim, Soepriyatno (ketua) dan Anwar Sadad (sekretaris) yang melakukan safari politik ke pondok pesantren (Ponpes).

Keduanya berkeliling ke berbagai Ponpes, mulai Sidogiri Pasuruan, Bumi Shalawat Sidoarjo, Ploso Kediri hingga Lirboyo Kediri. Kegiatan itu dilakukan mulai Kamis (5/7) sampai Jumat (6/7).

• Baca: Logistik Siap! Prabowo Tak Akan ‘Lempar’ Mandat Capres

Soepriyatno menuturkan, banyak hal yang dilakukan saat bertemu kiai, termasuk komunikasi masalah bangsa dan meluruskan sejumlah isu yang berkembang. “Info yang masuk ke kiai (NU),  ada yang menyuruh jangan memilih Pak Prabowo karena dekat sama (gerakan) 212,” katanya.

“Ini yang kita luruskan. Pak Prabowo ini TNI, di hati Pak Prabowo ini Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI harga mati.”

Jika ada kelompok yang didekati Parbowo, tandas Soepriyatno, hal itu sebagai langkah agar kelompok tersebut tidak ‘bergerak’ terlalu jauh.

• Baca: Kunjungi Basis PDIP, Prabowo Disambut #2019GantiPresiden

“Pak Prabowo masih bisa memberikan penjelasan supaya mereka tidak terlalu jauh. Kalau dengan Pak Amin (Rais) kan clear supaya tidak ‘nyebur’ ke sana semuanya,” ungkapnya.

Selama safari, menurut Soepriyatno, pihaknya mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari para kiai sepuh. “Kami disambut dengan sangat luar biasa. Yang biasanya nggak mau foto, ini mau foto bersama,” katanya.

Prabowo Patuh Kiai

Pria yang juga anggota DPR RI dua periode ini juga menjamin, Prabowo sebagai ketua umum Partai Gerindra akan senantiasa tunduk dan patuh kepada para kiai sepuh.

“Pak Prabowo juga dekat dengan Nahdliyin, dengan NU, dengan kiai sepuh dan selalu berusaha menjaga hubungan sebaik mungkin,” paparnya.

“Kami Partai Gerindra siap menjaga marwah kiai sepuh, untuk tetap menjadi sumber inspirasi dan pendulum utama dalam semua sendi kehidupan.”

• Baca: Sadad: Gerindra Tidak Bekerja untuk PDIP di Pilgub Jatim

Bahkan, tandas Soepriyatno, keberpihakan Gerindra mengusung Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pilgub Jatim, semata-mata karena sikap tawadhu pada kiai sepuh dan hingga kini hal tersebut tidak berubah.

“Kami akan tetap menjaga rasa hormat dan tawadhu pada kiai sepuh, dan tetap akan satu barisan dengan para kiai sepuh,” tegasnya.