Ekspor 19 Ribu Ton Ikan ke 44 Negara, Sadad Puji Peran BKIPM!

LEPAS EKSPOR: Anwar Sadad, turut melepas ekspor 19 ribu ton ikan ke 44 negara yang dilakukan BKIPM KKP. | Foto: BKIPM
LEPAS EKSPOR: Anwar Sadad, turut melepas ekspor 19 ribu ton ikan ke 44 negara yang dilakukan BKIPM KKP. | Foto: BKIPM

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad menghadiri pelepasan ekspor 19 ribu ton dan 1,2 juta ekor ikan sehat bermutu dari berbagai daerah ke pasar dunia yang dilakukan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Selasa (26/10/2021).

Pengiriman produk senilai 88,2 juta dolar AS yang diberangkatkan dari Instalasi KIPM Puspa Agro Sidoarjo tersebut, sekaligus menandai kegiatan “Indonesia Satu Ekspor ke-22” yang dilakukan BKIPM.

Dalam sambutannya Sadad menuturkan, di era sekarang KKP terutama BKIPM memegang peran yang sangat penting dalam menghadapi persaingan global di masa yang akan datang.

Terlebih, di era perang dagang yang banyak barrier, aturan-aturan, kualifikasi, kompetensi yang banyak sekali yang membuat banyak pihak terengah-engah menghadapi persaingan.

“Karena itu kita berharap keberadaan KKP, BKIPM bisa menjaga itu. Sehingga kita sebagai bangsa Indonesia yang DNA kita ini pejuang, nenek moyang kita pelaut, bisa menjaga mutu kita. Bersaing dengan industri perikanan, kelautan dengan negara-negara lain,” kata Sadad.

“Bisa bersaing dengan mereka dan di ujungnya kita ingin mewujudkan cita-cita dari proklamasi kita, yakni menjadikan negara kita, bangsa ini, sebagai bangsa yang sejahtera,” sambungnya.

DPRD Jatim, kata sadad, juga berharap Pemprov Jatim melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, bisa memberikan dorongan dan support terutama kepada para pelaku usaha perikanan.

Apalagi, Indonesia diberi anugerah Tuhan sumber alam yang melimpah dan mesti dioptimalkan. Tapi semua itu tidak akan tercapai, kalau tidak bisa menyamakan kualitas produk yang diinginkan internasional.

Karena itu, BKIPM memiliki peran yang penting, mengingat dari sinilah bisa tunjukkan pada dunia bahwa Indonesia mampu menghasilkan produk berkualitas, sesuai dengan standar yang mereka bikin.

“Mereka mau bikin standar apapun untuk menjadi penghalang, akan kita lawan. Kita semua harus memberikan dorongan dan support yang kuat, agar dunia usaha di bidang perikanan bisa maju setara dengan dunia lain,” katanya.

Pandemi Bukan Penghalang

SUPPORT: Anwar Sadad, ajak berikan dorongan terutama kepada para pelaku usaha perikanan. | Foto: BKIPM
SUPPORT: Anwar Sadad, ajak berikan dorongan terutama kepada para pelaku usaha perikanan. | Foto: BKIPM

Sementara itu Kepala BKIPM, Rina melalui keterangan tertulisnya menuturkan, ekspor ini patut disyukuri. Apalagi bertepatan dengan peluncuran Ekonomi Biru, Laut Sehat, Indonesia Sejahtera.

Menurut Rina, selama periode 19-25 Oktober 2021, jajarannya di 46 Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di seluruh Indonesia telah menerbitkan 1.379 Health Certifcate (HC). Adapun komoditas perikanan yang diekspor berupa ikan konsumsi dan ikan hias dari 29 Provinsi di Indonesia.

“Terima kasih kepada teman-teman di lapangan, dengan menerbitkan HC berarti sejumlah itu pula pelaku usaha terlayani penjaminan mutu keamanan pangan dan kesehatan ikan,” katanya.

Indonesia Satu Ekspor produk perikanan yang dikirim ke 44 negara tujuan, jelas Rina, diberangkatkan dari 18 pelabuhan laut serta 15 bandar udara. Produk yang dilepas mencapai 38 jenis, mulai dari udang, tuna, hingga ikan hias.

“Ekspor ini membuktikan bahwa pandemi tidak menghalangi kita untuk terus memberikan pelayanan optimal,” ujarnya.

Rina berharap, melalui pelayanan optimal seperti penerbitan sertifikat HC, Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB) dan aksi jemput bola ke pelaku usaha, membuat ekonomi masyarakat bisa terus bergerak dan bangkit dari situasi pandemi.

Ekspor merupakan bagian dari upaya percepatan ekonomi nasional. Karenanya, kita akan terus bergerak dan bersinergi dengan para stakeholder untuk menjaga atau bahkan meningkatkan ekspor kita,” tutupnya.

» Baca Berita Terkait DPRD Jatim