Dihadiri Khofifah, Forkas Latih Difabel dan Hibahkan Mesin

LATIHAN MENJAHIT: Khofifah melihat hasil jahitan dalam pelatihan menjahit yang digelar Forkas di Sidoarjo, Senin (19/11). | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
LATIHAN MENJAHIT: Khofifah melihat hasil jahitan dalam pelatihan menjahit yang digelar Forkas di Sidoarjo, Senin (19/11). | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa disuguhi kemahiran tiga siswa difabel dari Sekolah Luar Biasa (SKB) Porong, Sidoarjo, dalam menjahit upper alas kaki.

Khofifah yang juga ketua umum PP Muslimat NU itu, terlihat serius melihat hasil karya siswa difabel tersebut, sambil sesekali melempar senyum tanda bangga.

Pemandangan itu terlihat saat Khofifah menghadiri pelatihan menjahit upper alas kaki yang digelar Forum Komunikasi Asosiasi (Forkas) di Sidoarjo, Senin (19/11).

• Baca: Pacu Pengusaha Mikro, CMA ke-14 Dimulai dari Surabaya

Menurut guru SLB Porong, Binti Kuriah, siswa yang turut diberi pelatihan menjahit ini berasal dari 12 kabupaten/kota. Mereka diberi pelatihan selama 20 hari di SLB Lawang.

“Pelatihan ini merupakan kerja bareng Aprisindo dengan Dindik (Dinas Pendidiakn). Alhamdulillah lulus semua,” kata Binti.

Selain pelatihan menjahit, Forkas juga menghibahkan 30 mesin produksi rotan, 19 mesin produksi mebel, 40 mesin jahit high speed untuk UKM, serta penandatanganan MoU antara pengusaha ritel dengan UKM yang diwakili Himpunan Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (Hipmikindo).

• Baca: Bukalapak Pasarkan Produk 12,1 Juta UMKM Jatim

Secara simbolis, penyerahan hibah mesin dilakukan Ketua Forkas Jatim, Nur Cahyudi kepada pelaku UKM di hadapan Khofifah yang bakal dilantik menjadi gubernur Jatim, Februari 2019.

Usai acara, Khofifah menegaskan dirinya mengapresiasi apa yang dilakukan Forkas. Terlebih program CSR (Corporate Social Responsibility) memang perlu didistribusikan ke daerah-daerah paling miskin.

“Seperti bantuan bangku dan sepatu ini bisa didistribusikan di daerah-daerah yang secara insfratruktur sangat kurang,” katanya.

• Baca: Peran Besar UMKM di Jatim: Sumbang 19 Juta Tenaga Kerja

Sementara Nur Cahyudi menuturkan, ke depan pihaknya siap mendiskusikan permasalahan distribusi CSR dengan Pemprov Jatim. Program bantuan mesin yang sudah dilakukan memang untuk membantu agar UKM lebih berkembang.

“Selain menghibahkan mesin, kita juga melakukan penandatanganan MoU antara UKM dengan asosiasi pengusaha ritel agar UKM bisa masuk ke pasar modern,” jelasnya.

• Baca: Kejar Aset Rp 100 Triliun di 2024, Bank Jatim Rangkul UMKM

Dalam  kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan sejumlah peralatan untuk lembaga pendidikan tingkat SD, SMP, TK/PAUD. Yakni 1.500 set bangku, 3.000 pax alat tulis, serta 1.000 pasang sepatu.

“Kami ingin menginspirasi sehingga kegiatan ini menjadi bola salju,” katanya.

» Baca Berita Terkait Khofifah, UMKM