Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Di Hadapan Kiai NU, Khofifah Pamer Penghargaan yang Diraih Pemprov Jatim

Berita Terkait

SATU ABAD NU: Khofifah berpidato di acara Launching Countdown 1 Abad NU dan Halal bi Halal PWNU Jatim. | Foto: IST
SATU ABAD NU: Khofifah berpidato di acara Launching Countdown 1 Abad NU dan Halal bi Halal PWNU Jatim. | Foto: IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menghadiri Launching Countdown 1 Abad NU dan Halal bi Halal PWNU Jatim dan PCNU se-Jatim di kantor PWNU Jatim, Surabaya, Selasa (31/5/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menuturkan bahwa program yang diluncurkan PWNU Jatim menyongsong 1 Abad NU terkait pendidikan, kesehatan, dan ekonomi selaras dengan program pemerintah secara nasional maupun Pemprov Jatim.

Selain itu, di hadapan para kiai, pimpinan DPRD Jatim, serta para undangan lainnya, Khofifah yang juga salah satu Ketua PBNU menyampaikan prestasi dan penghargaan yang diraih Pemprov Jatim.

“Kami ingin matur para kiai, para masyayikh. Sebagai bagian dari tahadduts bin ni’mah kami, setiap pemerintahan, ini ada bupati/wali kota, pasti yang diharapkan adalah pelayanan terbaik,” katanya.

Khofifah lantas menyampaikan, pada 18 Mei lalu Pemprov Jatim meraih penghargaan kategori Pemprov Berkinerja Terbaik Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) 2021 dari Kementerian Dalam Negeri (kemendagri).

“Standar pelayanan minimum Jatim tidak hanya terbaik di Indonesia tapi skornya 99,36. Ini skor yang sangat tinggi, sebuah pelayanan masyarakat yang sudah dilakukan Pemprov Jatim,” katanya.

Tak hanya itu, “Insyaallah besok lusa, Pemprov Jatim akan mendapatkan penghargaan kembali dari Kemendagri. Alhamdulillah saat Covid-19 kemarin, PAD (Pendapatan Asli Daerah) Jatim kiai, tertinggi secara persentatif dari seluruh provinsi di Indonesia.”

Khofifah merasa, berbagai penghargaan tersebut diraih Pemprov Jatim berkat doa para kiai, masyayikh, yang terus menngalir untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Jatim dan Indonesia pada uimumnya.

Selain penghargaan, Khofifah juga menyampaikan bahwa produksi padi di Jatim pada 2020 untuk kali pertama mengalahkan Jateng. “Kita sudah nomor satu produksi padi dan beras secara nasional. 2021 juga produksi padi dan beras kita terbaik, tertinggi secara nasional,” katanya.

Artinya, tandas Khofifah, proses berikutnya adalah karena basis NU ada di perdesaan, maka diharapkan ada sinergi yang memungkinkan bisa memberi nilai tambah kepada para petani di Jatim..

» Baca berita terkait Pemprov Jatim. Baca juga tulisan terukur lainnya Retna Mahya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -