Corona Tak Kunjung Terkendali, Pejabat Pusat Gencar ke Jatim!

BANTUAN PUSAT: Mahfud MD dan Erick Thohir serahkan bantuan dan diterima Khofifah. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
BANTUAN PUSAT: Mahfud MD dan Erick Thohir serahkan bantuan yang diterima Khofifah. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Jatim benar-benar menjadi perhatian pemerintah pusat. Terlebih kasus Corona (Covid-19) tak kunjung terkendali, meski Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberi tenggat waktu dua minggu untuk mengendalikan virus mematikan tersebut.

Merujuk data Gugus Tugas Covid-19 Jatim, per Minggu (5/7/2020) jumlah terkonfirmasi positif terus melonjak menembus 13.997 kasus. Rinciannya: Sembuh 4.993 (35.67%), dirawat 7.680 (54.87%) dan meninggal 1.060 (7.57%).

Bandingkan saat Jokowi datang ke Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (25/6/2020), terkonfirmasi positif masih di posisi 10.532 kasus. Rinciannya: Sembuh 3.429 (32,56%), dirawat 6.451 (58,40%), dan meninggal 799 (7,59%).

Artinya, sepulang Jokowi dari Grahadi hingga 10 hari deadline yang diberikannya berjalan, jumlah positif Corona di Jatim malah ada kenaikan 3.465 kasus.

Sejumlah pejabat pusat pun datang silih berganti ke Jatim untuk membantu penanggulangan Covid-19. Kali ini Menkopolhukam, Mahfud MD dan Menteri BUMN, Erick Thohir.

Keduanya datang ke Grahadi dengan membawa serta bantuan berupa 100 ribu tablet Avigan, 100 ribu masker bedah, dan 10 ribu Alat Pelindung Diri (APD) kepada Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Sebelumnya, Jumat (3/7/2020), Dirut PT Pertamina Bina Medika IHC, Fathema Djan Rachmat menyerahkan 29 ribu dari total 100 ribu tablet obat Avigan dan diterima Khofifah.

Atas bantuan yang diserahkan ini, Khofifah menyampaikan terima kasih sekaligus mengapresiasi kehadiran langsung Menkopolhukam dan Menteri BUMN di Gedung Negara Grahadi.

Hadirnya dua menteri tersebut, diyakini Khofifah mampu menjadi support luar biasa dan penguatan dari berbagai ikhtiar seluruh elemen dalam melakukan percepatan penanganan Covid-19 di Jatim.

“Kalau sekadar menyampaikan saja mungkin Pak Menteri bisa mendelegasikan. Tapi berkenan hadir langsung di sini, artinya tidak hanya support biasa tapi Menteri BUMN juga memberikan support seluruh energi yang dimiliki Kementerian BUMN dalam penanganan Covid-19 di Jatim,” paparnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, dan kami berharap bantuan terutama masker ini bisa dipakai masyarakat dengan sebaik-baiknya,” sambung Khofifah.

Bentuk Dorongan Penyembuhan

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD mengatakan bahwa bantuan yang diserahkan pemerintah terutama obat Avigan menjadi bentuk dorongan agar upaya penyembuhan Covid-19 di Jatim lebih cepat dan lebih efektif.

“Secara medis Avigan memang diyakini memberikan keberhasilan untuk penyembuhan dan mudah-mudahan hal itu juga berlaku di sini,” katanya.

“Jatim bukan hanya mendapat perhatian dari orang Jatim sendiri, tapi juga pemerintah pusat yang selalu mengikuti dan memberikan perhatian atas perkembangan dari hari ke hari,” imbuhnya.

Sementara Erick mengatakan, kehadirannya menjadi bentuk perhatian dari pemerintah pusat untuk memberikan perhatian khusus bagi warga Jatim mengingat kenaikan penderita Covid-19 masih cukup tinggi.

Dalam bantuan ini juga terdapat obat Avigan yang bila diberikan dengan prosedur yang baik, diharapkan mampu menekan angka kematian akibat Covid-19.

Berdasarkan hasil penelitian di Jakarta, Avigan mampu memberikan tingkat kesembuhan 63-67persen bagi pasien Covid-19. Sementara hasil penelitian Clinical Trial di Jepang juga membuktikan Avigan mampu membersihkan virus Covid-19 dalam waktu empat hari.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona