Cak Imin, Fandi Utomo dan 5 Ribu Orang Doakan Pemilu Aman

Puncak acara Nusantara Bertaukhid di Masjid Agung Sunan Ampel, Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/roy hs
Puncak acara Nusantara Bertaukhid di Masjid Agung Sunan Ampel, Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/roy hs

SURABAYA, Barometerjatim.com – Setelah satu bulan bergerak di sejumlah wilayah di Indonesia, Minggu (14/4/2019) hari ini puncak gerakan Nusantara Bertaukhid digelar di Masjid Agung Sunan Ampel, Surabaya.

Acara diikuti lima ribuan orang. Berpakaian serba putih, mereka terlihat khusyuk mengikuti khataman al Qur’an serta mendoakan Indonesia, termasuk kelancaran dan keamanan Pemilu 2019 yang akan digelar Rabu (17/4/2019) depan.

Hadir pula sejumlah tokoh. Di antaranya Inisiator Nusantara Bertaukhid yang juga Wakil Ketua MPR RI, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), serta mantan anggota DPR RI, Fandi Utomo.

Fandi menjelaskan, acara ini bagian dari kegiatan Nusantara Mengaji yang serentak digelar di tiga wilayah di Indonesia, yakni Aceh, Papua dan Surabaya. “Khusus di Surabaya ditempatkan di masjid paling bersejarah, Masjid Sunan Ampel,” jelasnya.

Kegiatan ini, lanjut mantan dosen Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya itu, juga sebagai bentuk ikhtiar untuk menyatukan Indonesia dan berdoa kepada Allah Swt agar Pemilu kali ini berjalan lancar dan aman serta menghasilkan pemimpin yang pro rakyat.

“Ini sebagai bentuk kepasrahan kita. Setelah berikhtiar sekian panjang, mudah mudahan Pemilu lancar, aman, tertib dan damai, serta menghasilkan pemimpin yang baik untuk Indonesia, amanah, dan pro rakyat, insyaallah,” paparnya.

Jaga Persatuan Indonesia

Hal sama disampaikan Cak Imin. Menurutnya, gerakan bertema khataman al Qur’an untuk persatuan Indonesia tersebut, merupakan kegiatan membaca Al Qur’an, bershalawat dan dzikir untuk mendinginkan suasana menjelang Pemilu.

“Untuk mengantisipasi perkembangan-perkembangan agar semuanya damai, aman, selamat dari konflik dan lancar,” jelas adik kandung Ketua DPRD Jatim, Abdul Halim Iskandar tersebut.

Selain itu, melalui kegiatan semacam ini, Cak Imin mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga ukhuwah islamiah, ukhuwah wathaniah, dan ukhuwah insaniah di tengah iklim politik tanah air.

“(Ketiga hal tersebut) supaya dipegang teguh sehingga persaingan seperti apapun tidak akan membahayakan,” jelas pria yang juga ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Selain khataman al Qur’an dan doa untuk persatuan bangsa, acara juga diisi pemberian santunan untuk 17 orang anak yatim piatu.•

» Baca Berita Terkait Pemilu 2019, Fandi Utomo