Kamis, 07 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Bambang DH Kuak Sejarah: Soekarno Lahir di Surabaya Dipicu Pernyataan Roeslan Abdulgani

Berita Terkait

AREK SUROBOYO: Bambang DH, ungkap sejarah Soekarno lahir di Kampung Pandean Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/IST
AREK SUROBOYO: Bambang DH, ungkap sejarah Soekarno lahir di Kampung Pandean Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Mantan Wali Kota Surabaya, Bambang DH menuturkan penemuan fakta bahwa Soekarno lahir di Surabaya dipicu pernyataan almarhum Roeslan Abdulgani, sahabat Bung Karno dan mantan Menteri Luar Negeri yang asli kelahiran Kampung Peneleh.

“Pak Roeslan mengatakan pada saya, bahwa Bung Karno lahir di Surabaya,” ungkapnya dalam ngobrol gayeng alias cangkrukan membahas Bung Karno lahir di Surabaya yang digelar komunitas penggiat sejarah, Begandring Soerabaia di Kafe Lodji Besar, kawasan Jalan Peneleh, Sabtu (4/6/2022) malam.

Dari gagasan itu, lanjut Bambang DH, kemudian dilakukan riset dan penelitian oleh almarhum Peter A Roni, wartawan senior yang kala itu memimpin Soekarno Institute.

“Riset dan penelitian memperkuat dengan data dan fakta, di antaranya berdasar kesaksian data sekunder. Sampai ditemukan rumah kecil di Pandean Gang IV No 40,” jelas Bambang DH.

Pandean Gang IV adalah salah satu kampung di Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya.

Mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya yang kini menjadi Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Whisnu Sakti Buana menambahkan, sebagai generasi muda bangga dengan Bung Karno lahir di Surabaya.

“Bahwa Bung Karno adalah arek Suroboyo, sudah kita declare tahun 2010 saat peringatan Juni Bulan Bung Karno,” ucapnya.

Ditetapkan Cagar Budaya 

MERDEKA: Andre Hehanusa, dukung pembuatan buku dan film Bung Karno Lahir di Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/IST
MERDEKA: Andre Hehanusa, dukung pembuatan buku dan film Bung Karno Lahir di Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/IST

Sementara terkait upaya menulis buku dan membuat film tentang Kampung Peneleh dan rumah Bung Karno, menurut Ketua Panitia Nasional Bulan Bung Karno yang dibentuk DPP PDIP, Andreas Hugo Parera adalah gagasan yang bagus sekali.

“Agar disajikan deskripsi yang lengkap, detail, dan menjadi kebanggaan masyarakat. Kita angkat kawasan ini sebagai destinasi wisata,” ujarnya.

Saat ini, rumah kelahiran Bung Karno di Jalan Pandean Gang IV No 40 telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Rumah kelahiran Bung Karno dibeli Pemkot dari penghuninya sewaktu wali kota dijabat Tri Rismaharini alias Risma yang kini Menteri Sosial. Kunci rumah diserahkan ahli waris pada 17 Agustus 2020, tepat di Hari Kemerdekaan RI.

Cangkrukan bertambah gayeng dengan alunan suara khas penyanyi Andre Hehanusa, yang membawakan lagu Indonesia Tanah Air Beta.

“Kawasan ini layak menjadi tempat anak-anak muda, kaum milenial, dengan sajian ragam kuliner Nusantara yang menjadi kesukaan Soekarno. Semoga ini bisa diwujudkan. Merdeka!” kata Andre yang juga membawakan lagu Kuta Bali.

» Baca berita terkait PDIP Surabaya. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -