Awas Daerah Lain! Klaster Pemudik Meledak di Probolinggo

KLASTER MUDIK: Puput Tantriana Sari, 122 positif Corona di Probolinggo terbesar dari klaster mudik. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KLASTER MUDIK: Bupati Tantri, 122 positif Corona di Probolinggo terbesar dari klaster mudik. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

PROBOLINGGO, Barometerjatim.com – 122 kasus positif Corona (Covid-19) terpapar di Kabupaten Probolinggo. Mereka yang 90 persen sumbangan dari Orang Tanpa Gejala (OTG) tersebut, ternyata berasal dari klaster pemudik.

“Kontributor terbesar dari 122 yang terkonfirmasi itu dari klaster pemudik,” ungkap Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari di pendopo kabupaten, Selasa (16/6/2020).

Klaster mudik tersebut, terang Tantri, terjaring dari check point di perbatasan yang digelar sebelum dan saat puasa Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri lalu.

“Dari awal kita memang terforsir menggelar check point di seluruh pintu masuk dan keluar Kabupaten Probolinggo, bahkan sampai kecamatan dan desa,” katanya.

Alhamdulillah, dari sekian itu, kami mensyukuri bahwa manakala kemarin tidak mendisiplinkan check point, kita juga tidak tahu kondisi hari ini Kabupaten Probolinggo seperti apa,” sambungnya.

Tantri juga bersyukur karena dari 122 terkonfirmasi positif lebih dari 83 persen dinyatakan sembuh. “Per kemarin tersisa 17 orang, yang masih berjuang meningkatkan imunitasnya untuk segera terbebas dari Covid-19,” katanya.

Saat ini, lanjut Tantri, pihaknya juga tengah memasifkan rapid test, terutama terhadap pedagang dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Termasuk para pelayan masyarakat yang harus bersinggungan dengan banyak orang.

“Salah satunya kepala desa, perangkat desa, yang masih harus keliling ke sana ke sini untuk memastikan masyarakatnya di desa itu,” ucapnya.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona