Aspri Kiai Ma’ruf Siap Maju di Pilbup Lamongan, ‘Tiket’ Parpol?

RESTU KIAI: Sholahuddin (kiri) minta restu kiai untuk maju di Pilbup Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
MINTA RESTU KIAI: Sholahuddin (kiri) minta restu kiai untuk maju di Pilbup Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Satu lagi kandidat dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) meramaikan bursa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Lamongan 2020.

Setelah mantan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan, Bi’in Abdussalam, kini giliran Sholahudin, asisten pribadi (Aspri) Wakil Presiden RI terpilih, KH Ma’ruf Amin.

Sebagai pemantapan kesiapannya maju, Sholahuddin mengundang ratusan kiai kampung dan pengasuh Ponpes untuk meminta restu, yang dibingkai lewat acara silaturahim dengan masyayikh di Hotel Tanjung Kodok Beach Resort, Minggu (8/9/2019).

Insyaallah ketika kita sudah menyatakan siap, semuanya kita harus siapkan dan harus tenang,” kata pria yang juga mantan kepala desa Banyubang, Kecamatan Solokuro, Lamongan tersebut.

Ratusan kiai yang hadir di acara tersebut, di antaranya Rais Syuriyah PCNU Lamongan, KH Salim Azhar; Pengasuh Ponpes Sunan Drajat Paciran, KH Abdul Ghofur; dan Ketua PCNU Babat, Sisyanto.

Sholahudin menuturkan, kesiapannya maju di Pilbup Lamongan didasari atas dorongan dan perintah para kiai. Karena itu dia perlu mengundang para kiai kampung dan pengasuh Ponpes untuk memastikan mereka satu suara.

“Saya ini hanya santri, kalau sudah diminta kiai tidak bisa berbuat apa-apa. Insyaallah saya ikuti arahan para masyayikh dan kiai,” kata pria yang juga ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) itu.

Namun Sholahudin berdalih acara shilaturrahmi tersebut bagian dari upaya mencari dukungan, melainkan hanya memastikan aspirasi para kiai satu barisan yang menginginkannya maju di Pilbup.

“Memang ini sebuah aspirasi dari masyayikh, yang menghendaki dan meyakinkan saya untuk maju di kontastasi Pilbup Lamongan,” ucapnya.

Laga Persahabatan

Bagi Sholahudin, kontestasi Pilbup merupakan pertandingan persahabatan dalam pesta demokrasi. Karena itu, dia tak ingin menyia-nyiakan kesempatan maju untuk membangun Lamongan yang lebih baik.

“Kalau kita ini bertanding hanya ingin kalah, ngapain kita capek-capek bertenaga untuk itu. Tapi kita enjoy aja, yang penting tujuan utama kita bagaimana membangun Lamongan ke depan,” ujarnya.

Lantas, bagaimana dengan ‘tiket’ Parpol? Sholahudin mengaku telah menjalin silaturahim dan membangun komunikasi dengan sejumlah Parpol, sebagai syarat kendaraan politik — karena tidak lewat jalur perseorangan — untuk maju di Pilbup.

“Saat ini ya membangun komunikasi dan silaturahim biasa dengan sejumlah partai, agar dapat diusung oleh partai politik,” katanya tanpa menyebut Parpol mana yang telah diajaknya berkomunikasi.

» Baca Berita Terkait Pilbup Lamongan, NU