Rabu, 28 September 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Anwar Sadad: Gerindra Tak Punya Musuh karena Kita Berada di Level yang Tak Terjangkau!

Berita Terkait

ELANG GERINDRA: Anwar Sadad, ajak kader tidak melayani para pengganggu Partai Gerindra. | Foto: Barometerjatim.com/IST
ELANG GERINDRA: Anwar Sadad, ajak kader tidak melayani para pengganggu Partai Gerindra. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

MOJOKERTO, Barometerjatim.com – Inilah mengapa Prabowo Subianto dan Partai Gerindra begitu dicintai rakyat. Dalam survei sejumlah lembaga, elektabilitasnya teratas untuk kursi presiden di 2024, sedangkan partainya di peringkat kedua kandidat pemenang Pemilu. Ternyata resep politiknya tidak punya musuh.

Hal itu dibeber Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad saat mengukuhkan pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Mojokerto di Petilasan Siti Inggil, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Minggu (7/8/2022).

“Kenapa kita tidak punya musuh? Karena kita berada pada level yang tidak terjangkau oleh musuh-musuh kita. Bukan berarti musuh tidak ada, banyak musuh itu. Tapi kita tidak di trek yang sama dengan lawan-lawan kita,” tegasnya.

Ikhwal politikus yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim itu menyebut Gerindra tidak punya musuh, saat memberi gambaran pada kadernya soal pertarungan politik di Pemilu 2024 dan mengibaratkan partai sebagai pendekar.

Nah, dalam konteks pendekar, Sadad menyebut ada empat macam tingkatan. Level pertama atau tingkat paling bawah, yakni pendekar yang punya ilmu berladiri hebat.

“Kalau bertarung dengan banyak orang dia menggunakan tangan kosong, karena dibekali dengan ilmu beladiri yang hebat. Ya mungkin seperti Jackie Chan gitu lah, atau Jet Li,” katanya.

Level kedua atau di atasnya lagi, yakni pendekar yang selain memiliki ilmu beladiri hebat juga mempunyai senjata sakti mandraguna.

“Dalam sejarah kita mengenal, misalnya Werkudara yang punya senjata gada. Tapi punya saingan Thor di film-film Marvel (Marvel Cinematic Universe). Arjuna punya panah yang hebat juga punya saingan Hawkeye,” katanya yang disambut senyum hadirin.

Lalu level tiga atau di atasnya lagi yakni pendekar yang tidak perlu senjata, tidak perlu beladiri hebat, tapi ketika diperlukan seluruh organ tubuhnya bisa mernjadi senjata buat menghadapi lawan.

Terakhir, pendekar paling tinggi levelnya dan itulah Partai Gerindra, yang tidak perlu keahlian beladiri, tidak perlu senjata gada atau panah, dan juga tidak perlu menjadikan badannya sebagai senjata buat menghadapi lawan.

“Kenapa? Karena dia tidak punya musuh. Kalau kita tidak punya musuh, buat apa senjata itu. Kenapa kita tidak punya musuh? Karena kita berada pada level yang tidak terjangkau oleh musuh-musuh kita,” ucap Sadad, kali ini disambut aplaus panjang hadirin.

Prabowo Dikhianati dan Dikecewakan

Politikus keluarga Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri, Pasuruan yang akrab disapa Gus Sadad itu kemudian mencontohkan seluruh riwayat kehidupan Prabowo Subianto yang menurutnya beberapa kali dikhianati dan dikecewakan.

“Tapi semua pengkhianatan, kekecewaan, diabaikan semuanya. Beliau berada pada level yang tinggi, sehingga musuh-musuhnya tidak pernah menjangkaunya. Sehuingga dia tidak punya musuh,” kata Sadad.

“Nah saya ingin seperti itu, Partai Gerindra ingin seperti itu. Bukan berarti musuh tidak ada, banyak musuh itu. Tapi kita tidak di trek yang sama dengan lawan-lawan kita,” tandasnya.

Kandidat doktor Politik Islam Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya itu lantas ‘menyekrupkan’ dengam motivasi dari Merry Riana.

Menurut motivator kenamaan itu, satu-satunya burung yang berani mematuk elang adalah gagak. Dia berani sekali duduk di atas eleng dan mematuk lehernya. Tapi elang tidak menanggapi, tidak membalas, dan tidak juga berkelahi.

Apa yang dilakukan? Elang itu membuka sayapnya dan mulai terbang lebih tinggi dan lebih tinggi lagi ke atas. Semakin tinggi elang terbang, semakin sulit bagi gagak untuk bernapas dan akhirnya gagak pun jatuh, karena kekuragan oksigen dan elang bisa bebas kembali.

“Elang itu adalah Partai Gerindra. Kalau ada yang mengganggu kita jangan dilanyani, tapi tingkatkan kualitas kita, sehingga lawan tidak punya kesempatan dan tidak punya kemampuan untuk melawan kita,” ujar Sadad.

“Itu yang saya katakan Partai Gerindra pendekar pada level 4. Bukan karena sakti, karena ndak punya musuh, ndak ngatasi musuhnya,” tuntasnya.

» Baca berita terkait Gerindra Jatim. Baca juga tulisan terukur lainnya Rofiq Kurdi.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -