Ansor Harus Upgrade, Pengurus Jangan Hanya Keloni SK!

SPIRIT BARU: Gus Yaqut (kiri), pengurus Ansor jangan hanya keloni proposal. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SPIRIT BARU: Ketum Ansor, Gus Yaqut (kiri), pengurus Ansor jangan hanya  keloni SK. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pelantikan PW GP Ansor Jatim mengusung tagline “Spirit Baru”. Bagi Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, slogan tersebut bagus asal jangan bermental lama.

“Kalau spiritnya baru, mentalnya ya baru. Jadi harus taat pada komando,” katanya saat pelantikan PW GP Ansor Jatim masa khidmat 2019-2023 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (1/3/2020) malam.

Sebab, Ansor di masa lalu, kata Gus Yaqut, saat ketuanya bilang “A” sampai ranting (tingkat desa) sudah berubah bentuk menjadi “Z”.

Jangan sampai menerjemahkan spirit baru, hanya merasa baru dilantik makanya baru. Tapi setelah itu, sebulan dua bulan kemudian, hilang lagi semangatnya.

“Spirit baru juga harus diikuti penambahan kapasitas yang baru, tidak boleh dengan cara pandang yang lama. Supaya di-upgrade kemampuan sahabat-sahabat,” tandasnya.

Apalagi banyak kesempatan untuk mengakses tempat meng-upgrade. “Kita punya menteri, gubernur, bupati dan memberikan fasilitas seluas-luasnya untuk sahabat sekalian,” ujarnya.

Gus Yaqut mewanti-wanti, jangan sampai menjadi pengurus kerjanya hanya ngeloni SK. Artinya, begitu mendapat SK sampai periode habis cuma bikin konferensi lagi.

“Tidak boleh! Itu artinya sahabat sekalian, kalau cuma ngeloni SK, tidak ngerti bagaimana besarnya GP Ansor ini,” ucapnya.

SK tersebut, beber Gus Yaqut, biasanya digunakan hanya ketika sowan ke bupati, ketua DPR, untuk  menyodorkan proposal kegiatan.

“Ini tidak boleh terjadi di PW Jatim, apalagi Ansor Jatim ingin menjadi barometer Ansor dunia. Bukan hanya Indonesia, karena kita punya cabang-cabang di luar negeri,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait Ansor Jatim