Ulama Besar Baghdad Doakan Khofifah Gubernur Jatim

DOA UNTUK KHOFIFAH: Syekh Afifuddin Al Jailani (tengah) mendoakan Khofifah Indar Parawansa memenangi Pilgub Jatim 2018. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
DOA UNTUK KHOFIFAH: Syekh Afifuddin Al Jailani (tengah) mendoakan Khofifah Indar Parawansa memenangi Pilgub Jatim 2018. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Maulana Syekh Afifuddin Al Jailani bin Mansyurudin Abdul Qadir Al Jailani, ulama besar kelahiran Baghdad, Iran, turut mendoakan Khofifah Indar Parawansa agar terpilih menjadi gubernur Jatim sekaligus bisa membenahi provinsi ini agar masyarakatnya lebih sejahtera.

“Semoga hajatnya untuk membenahi Jatim dikabulkan,” doa Syekh Afifuddin saat memberikan mauidhoh hasanah pada peringatan Harlah ke-72 Muslimat NU di Surabaya, Rabu (18/4).

“Kita mohon kepada Allah Swt atas niat Bu Khofifah dan diangkat drajatnya serta dikabulkan,” tambah cicit (generasi ke-19) dari Syekh Abdul Qadir Al Jailani itu yang diamini ribuan warga Muslimat NU yang hadir dari berbagai kabupaten/kota di Jatim.

• Baca: Muslimat NU Loyal ke Khofifah, Ansor Mulai Jauh dari Gus Ipul

Selebihnya, dalam mauidhoh hasanah-nya, Syekh Afifuddin banyak menerangkan tentang kemuliaan perempuan dan ibu. Mulai dari zaman Nabi Adam, Nabi Muhammad Saw hingga sekarang.

Alhamdulillah saya bisa berkumpul dengan warga Muslimat NU, yang merupakan asas pondasi utama sebuah ketenangan dalam rumah tangga. Pondasi yang dapat mengangkat derajat sebuah bangsa. Berkat didikan ibu, sesorang bisa sukses,” paparnya.

• Baca: Alasan Ulama Madura Pilih Khofifah: Bisa Jaga Nilai Agama

Sementara Ketua PW Muslimat NU Jatim,  Nyai Hj Masruroh Wahid mengatakan Ultah ke-72 ini memiliki arti penting bagi Muslimat NU. Di usia yang begitu matang ini, perlu disertai dengan memberikan peran dalam menyebarkan kebaikan untuk masyarakat Jatim.

“Ini juga mengingatkan agar tidak lupa pada 27 Juni mendatang, seluruh warga Muslimat NU memilih pemimpin yang adil dan amanah. Insyaallah semua ada pada diri Ibu Khofifah,” kata Masruroh.

MUSLIMAT NU SATU: Khofifah Indar Parawansa bersama warga Muslimat NU dari berbagai daerah di Jatim saat peringatan Harlah. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
MUSLIMAT NU SATU: Khofifah Indar Parawansa bersama warga Muslimat NU dari berbagai daerah di Jatim saat peringatan Harlah. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

Menurutnya, Khofifah adalah pemimpin yang peduli pada orang miskin yang membutuhkan. Hal tersebut bisa dilihat ketika menjabat sebagai menteri sosial. Hampir seluruh waktunya dihabiskan berkeliling menyambangi orang yang membutuhkan.

“Seolah Ibu Khofifah mengingatkan akan apa yang disukai nabi yang mengatakan orang miskin adalah jubahnya, dan anak yatim adalah selendangnya. Begitu teladan yang sangat baik,” tuturnya.

Sedangkan Khofifah yakin bahwa seluruh anggotanya satu suara dalam mendukung dirinya di Pilgub Jatim. “Kalau kita melihat saya percaya bahwa suasana seperti ini (bisa satu suara). Tidak sekadar yakin, kita insyaallah satu pilihan, satu hati, nomor satu,” ucapnya.