Tak Perlu ke Jakarta, Aksi ‘People Power’ Cukup di Jatim!

Luki Hermawan, jangan terprovokasi ajakan people power ke Jakarta. | Foto: Barometerjatim.com/natha lintang
Luki Hermawan, jangan terprovokasi ajakan people power ke Jakarta. | Foto: Barometerjatim.com/natha lintang

SURABAYA, Barometerjatim.com – Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengimbau masyarakat Jatim agar tidak terpancing ajakan melakukan aksi people power ke Jakarta. Kalaupun ingin tetap menggelar aksi, cukup di Jatim dan tempat akan difasilitasi.

“Kita imbau kepada tokoh-tokoh masyarakat, silakan kegiatan, cukup di Jatim saja. Kita jaga, kita siapkan tempat untuk tidak berangkat ke Jakarta,” katanya di Surabaya, Sabtu (18/5/2019).

Imbauan tersebut disampaikan, karena Kapolda mendeteksi ada mobilisasi massa aksi people power dari Jatim ke Jakarta yang digerakkan beberapa kelompok melalui media sosial (Medsos).

“Kami tahu bahwa di Medsos ini sungguh luar biasa ajakan-ajakan ke Jakarta, dengan adanya pihak-pihak yang ingin memperkeruh,” ungkap jenderal polisi bintang dua tersebut.

Mengantisipasi pemberangkatan massa secara besar-besaran, Luki menegaskan akan melakukan sweeping di beberapa tempat. “Kita pasti akan lakukan sweeping,” tegasnya.

Bahkan pihaknya tak segan menindak mereka yang ketahuan membawa senjata tajam saat akan berangkat ke Jakarta, 22 Mei 2019. “Akan kita lakukan tindakan tegas apabila mereka membawa senjata tajam,” ucapnya.

10 Ribu Massa

Sebelumnya, KH Solachul Aam Wahib Wahab alias Gus Aam menaksir, akan ada 10 ribu orang yang siap meramaikan gerakan kedaulatan rakyat — istilah people power versi kubu Prabowo-Sandiaga — di Jakarta. Mereka dari Forum Umat Islam (FUI) se-Jatim.

“Sekitar 10 ribu (massa) yang masuk ke saya. Tapi bukan saya saja, kan banyak. Dari kiai mungkin ada, yang lain-lain ada,” kata kiai pendukung Prabowo-Sandiaga itu di sela aksi Bela Kedaulatan Rakyat di depan Kantor Bawaslu Jatim, Surabaya, Jumat (17/5/2019).

Menurut Gus Aam, keberangkatan dimulai hari ini. “Yang sudah siap berangkat mulai Sabtu, iya berangsur-angsur,” imbuh cucu salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Hasbullah tersebut.•

» Baca Berita Terkait Pilpres 2019, People Power