Sabtu, 02 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Sampah Masker di Surabaya, Sebulan Bisa Capai 863 Kg!

Berita Terkait

SAMPAH MASKER: Penanganan dan pengolahan sampah masker sebelum dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir. | Foto: Barometerjatim.com/IST
TAK SEMBARANGAN: Penanganan sampah masker sebelum dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Sampah rumah tangga masker di Surabaya meningkat selama pandemi Covid-19. Dari data Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya, sebulan bisa mencapai 863,15 kilogram (Kg).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKRTH Surabaya, Anna Fajriatin menuturkan, sampah masker menyumbang 43,85 persen dibandingkan dengan sampah spesifik lainnya, seperti baterai bekas, kaleng semprotan bekas, lampu bekas, dan elektro bekas.

“Sampah masker menyumbangkan 43,85 persen, lebih banyak dari sampah spesifik lainnya. Sampah masker itu masuk ke semua TPS (Tempat Pembuangan Sementara),” kata Anna, Jumat (20/8/2021).

Lantas, bagaimana penanganan dan pengolahan sampah masker? Anna menjelaskan ada beberapa tahap yang dilalui sebelum akhirnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Ketika sampah masker dibawa ke TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle), petugas DKRTH akan memilah dan mengumpulkan terlebih dahulu. Hasilnya dimasukan ke dalam wadah atau plastik container yang bertuliskan Sampah spesifik Masker Bekas.

“Setelah itu, kita akan timbang dan didata. Lalu, sampah masker itu melewati proses desinfeksi dengan cara direndam menggunakan sabun atau chlorine selama 15 menit,” ucapnya.

Usai melewati proses desinfeksi, lanjut Anna, sampah masker dicacah dengan menggunakan gunting atau mesin pencacah khusus. Selanjutnya, yang sudah didesinfeksi dan dipotong-potong diangkut ke TPA Benowo.

“Di sana akan dilakukan proses lebih lanjut. Wadah penampungan dan lokasi pengolahan limbah kita sterilkan dengan cara penyemprotan desinfektan, ” paparnya.

Selanjutnya, limbah cairan hasil proses disenfeksi diolah di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Anna menegaskan, proses ini sudah sesuai dengan aturan Surat Edaran (SE) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MenLHK) Nomor. SE3/MENLHK/PSLB3/PLB.3/3/2021 tentang Pengelolaan Limbah B3 dan Sampah dari Penanganan Covid-19.

Karena itu, Anna mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah masker di sembarang tempat, seperti di jalanan, taman, dan saluran air.

“Harapan kami pada saat akan membuang masker, maskernya sudah disobek terlebih dahulu biar tidak dimanfaatkan dan disalahgunakan oleh pihak lain,” pungkasnya.

SAMPAH MASKER: Anna Fajriatin, sampah masker di Surabaya sebulan bisa capai 863,15 kilogram. | Foto: Barometerjatim.com/IST
SAMPAH MASKER: Anna Fajriatin, sampah masker di Surabaya sebulan bisa capai 863,15 kilogram. | Foto: Barometerjatim.com/IST

» Baca Berita Terkait Pemkot Surabaya

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -