Punya Kesamaan Bahasa Batin, Surya Paloh Jenguk Buya Syafi’i

KESAMAAN BATIN: Surya Paloh menjenguk Buya Syafi'i Ma'arif yang baru seminggu keluar dari rumah sakit. | Foto: IST
KESAMAAN BATIN: Surya Paloh menjenguk Buya Syafi’i Ma’arif yang baru seminggu keluar dari rumah sakit. | Foto: IST

SLEMAN, Barometerjatim.com – Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh menjenguk Buya Ahmad Syafi’i Ma’arif yang baru seminggu keluar dari RS PKU Muhammadiyah Gamping di kediamannya, Jalan Halmahera D-76, Sleman, Selasa (30/7/2019) sore. Pertemuan berlangsung akrab dan terbuka selama hampir satu jam.

Menurut Surya, bangsa Indonesia membutuhkan sosok Buya Syafi’i yang sehat, yang terus menerus bergelut mengikuti perjalanan dan pergolakan kebangsaan.

“Pasti ada kerinduan bersama untuk saling berdiskusi,” katan Surya, sembari menambahkan kalau dirinya memiliki banyak kesamaan bahasa batin dengan Buya Syafi’i. Ketika Buya Syafi’i sakit, Surya pun mengaku galau sehingga dia berkunjung.

Menurut Surya, tidak banyak tokoh yang dia kagumi dan Buya Syafi’i adalah salah satunya. Dia pun mengaku respect terhadap pikiran dan pandangan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut.

“Sebagai latar belakang, saya berkunjung kepada senior yang saya kagumi, amat saya kagumi,” tandasnya.

Kekaguman Surya terletak pada sosok Buya Syafi’i yang telah dikenalnya lama, terkait ketokohannya, prinsip-prinsipnya, dan filosofisnya dalam memberikan pencerahan bagi kehidupan kebangsaan.

Surya mengaku, banyak hal yang ingin dia diskusikan dengan Buya Syafi’i, misalnya terkait dinamika kebangsaan usai dilaksanakan Pemilu serentak. Model Pemilu 2019 yang dilaksanakan secara bersamaan baru pertama kali dilaksanakan.

Deklarator Ormas Nasdem

Selain tokoh nasional, Buya Syafi’i di mata Surya adalah senior dan deklarator Ormas Nasional Demokrat (Nasdem). Selain Buya Syafi’i, Surya juga menyebut tokoh lain yang juga deklarator Ormas Nasdem, yakni Anies Baswedan, Sri Sultan HB X, Basuki Thahaja Purnama, hingga Khofifah Indar Parawansa.

Surya pun kembali mengingatkan prinsip dasar berdirinya Ormas Nasdem, yaitu membawa kemajuan bangsa melalui gerakan perubahan, restorasi Indonesia.

Terkait perjalanan bangsa ini, Surya mengaku sependapat dengan Buya yang merasa galau. “Kami bukan pesimis, tugas kami tetap mengambil pikiran-pikiran beliau, tetap optimis (dengan bangsa ini),” katanya.

Sementara Buya Syafi’i beserta keluarga yang menyambut baik kunjungan Surya dan jajaran petinggi Partai Nasdem menuturkan, partai-partai politik sebagian besar tidak memikirkan bangsa dan negara.

“Siapa yang memikirkan bangsa dan negara? Tampaknya teman ini (Surya) yang termasuk memikirkan bangsa dan negara. Mudah-mudahan partai ini juga ikut dia. Jika tidak, berantakan bangsa ini,” ujarnya.

Selebihnya, Buya Syafi’i mengungkap, pertemuannya dengan Surya membicarakan kebangsaan dalam konteks luas, bukan soal pragmatisme kekuasaan.

» Baca Berita Terkait Nasdem, Surya Paloh