Senin, 23 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Puan Maharani: Mau Hari Ini Diadakan Pemilu Legislatif, PDIP yang Menang!

Berita Terkait

PDIP YANG MENANG: Puan Maharani bersama Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono. | Foto: Barometerjatim.com/IST
PDIP YANG MENANG: Puan Maharani bersama Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ketua DPP PDIP, Puan Maharani bersyukur atas hasil survei berbagai lembaga yang selalu menempatkan partainya di posisi puncak alias bakal menjuarai Pemilu Legislatif (Pileg) 2024.

“PDI Perjuangan itu, hari ini, alhamdulillah (elektabilitas selalu tertinggi) jika kita baca semua survei, apakah itu survei benar ataukah survei tidak benar,” katanya saat menemui kader partainya di kantor DPC PDIP Surabaya, Selasa (1/3/2022) malam.

Mengapa Puan bilang ada survei benar dan survei tidak benar? Menurutnya, kalau survei benar, biasanya perbedaan angka antara PDIP dengan partai-partai lain agak lebar, bisa beda 5-6 persen.

“Namun kalau kemudian, mungkin, mungkin, kemudian itu surveinya tidak terlalu benar, saya enggak menyebut survei yang mana, tapi mungkin, pasti bedanya itu enggak terlalu jauh, cuma 3-4 persen,” kata Puan.

“Tapi intinya adalah PDIP itu mau hari ini diadakan Pemilu Legislatif, PDIP yang menang!” tandasnya disambut aplaus panjang kader PDIP.

Namun Puan mengingatkan, hasil survei jangan sampai membuat lengah, kemudian menjadi sombong. Justru harus menjadi tantangan, bahwa PDIP sebagai partai yang sudah dua kali menang Pemilu (2014, 2019) harus mempertahankannya dengan kembali menang di 2024.

“Kita siap hattrick (menang tiga kali beruntun), siap atau enggak? Mampu atau enggak? Mau atau enggak? Siap?” katanya yang disambut kader PDIP dengan koor: Siap! Mampu! Mau!

Puan percaya para kader PDIP di Surabaya mampu memenangkan PDIP di 2024. Terlebih, selama ini Kota Pahlawan menjadi tolok ukur dari kemenangan partai banteng.

“Setiap ada pertempuran dan dinamika di lapangan, selalu Kota Surabaya ini menjadi die hard atau orang yang paling di depan saat membela Ibu Mega,” katanya.

Rasa kebersamaan sebagai keluarga besar, lanjut Puan, itu muncul dalam membangun jiwa gotong royong dan jiwa membela Megawati yang saat itu dikuyo-kuyo rezim Orde Baru.

“Nah, harapan saya adalah ke depan ini kita bisa kembali membangkitkan jiwa seperti itu,” ucapnya.

» Baca berita terkait Puan Maharani. Baca juga tulisan terukur lainnya Roy Hasibuan.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -