PP Ansor ke Wakil Ketua PWNU Jatim: Ayolah Lupakan Pilgub!

Gus Aam (kiri) curigai Gus Salam belum move one usai Pilgub Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/roy hs/ist
Gus Aam (kiri) curigai Gus Salam belum move one usai Pilgub Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/roy hs/ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Wakil Ketua Umum PP GP Ansor, Moh Haerul Amri mencurigai statement Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Abdus Salam Sohibh alias Gus Salam hanya karena belum move on imbas dukung-mendukung di Pilgub Jatim 2018.

“Ya, jangan-jangan ini masih ada imbas Pilgub Jatim kemarin,” kata pria yang akrab disapa Gus Aam tersebut sambil tertawa saat diwawancaraiBarometerjatim.com, Kamis (14/3/2019).

Gus Aam pun meminta agar Gus Salam dan semua pihak untuk menerima kenyataan, kalau Pilgub Jatim 2018 sudah selesai dan Khofifah Indar Parawansa yang mengalahkan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam kontestasi, sudah 29 hari ini menjalankan tugas sebagai gubernur Jatim.

“Jadi, apa yang terjadi di Pilgub Jatim kemarin, ayolah kita lupakan semua! Mari kita membangun ukhuwah an-Nahdliyah sesama warga, sesama anak-anak NU,” tegasnya.

Lagi pula, acara penutupan Rapat Koordinasi (Rakorwil) di Grahadi yang dilakukan Ketua PW GP Ansor, Mohammad Abid Umar Faruq alias Gus Abid Dkk semata-mata bagian dari menjalankan roda organisasi, yakni membangun sinergitas dengan Pemprov Jatim.

“Secara organisatoris, Gus Abid sudah menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya, termasuk mengundang PP GP Ansor. Saya dan komandan Alfa (Kasatkornas Banser, Alfa Isnaeni) itu utusan resmi PP,” ujarnya.

Sebelumya, Gus Salam menyatakan penutupan Rakorwil Ansor Jatim mengkerdilkan marwah organisasi lantaran digelar di Gedung Negara Grahadi Surabaya yang disebutnya simbol kekuasaan, dan Ansor seharusnya independen.•

» Baca Berita Terkait Khofifah, Ansor Jatim