Positif Corona di Jatim Capai 103, Sembuh 22, Meninggal 9

UPDATE COVID-19: Khofifah konferensi pers meng-update data terkait Corona di Jatim. | Foto: Barometerjatim/ROY HS
UPDATE COVID-19: Khofifah konferensi pers meng-update data terkait Corona di Jatim. | Foto: Barometerjatim/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pasien positif virus Corona (Covid-19) di Jatim bertambah lagi 10 orang. Dengan demikian, per Rabu (1/4/2020) menjadi 103 dari sehari sebelumnya 93 orang.

Tambahan 10 kasus pasien positif tersebut, tersebar di lima kabupaten/kota. Yakni Nganjuk (4 orang), Surabaya (3), Sidoarjo (1), Kota Malang (1), dan Situbondo (1).

Begitu pula dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meningkat 143 menjadi 536 orang dari sehari sebelumnya 420 orang, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat 763 menjadi 7.328 dari sehari sebelumnya 6.565 orang.

Sedangkan pasien meninggal menjadi sembilan orang atau bertambah satu orang dari sehari sebelumnya. Kabar baiknya, lima orang dinyatakan konversi negatif atau sembuh.

“Per hari ini masyarakat Jatim kembali mendapatkan kabar yang menggembirakan. Alhamdulilah, terdapat lima dari delapan pasien positif Covid-19 asal Magetan yang dirawat di RSUD dr Soedono Madiun dinyatakan konversi negatif atau sembuh di Jatim,” terang Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Dengan tambahan lima orang, total pasien positif dinyatakan sembuh menjadi 22 orang, yakni 13 orang dari Surabaya, Kabupaten Blitar (1), Kota Malang(3), dan Magetan (5).

Khofifah pun kembali menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada petugas medik, paramedik maupun frontliner atas penanganan yang diberikan pada kasus Covid-19. Utamanya bagi para pasien positif.

Kerja Detail Tim Tracing

Sementara terkait adanya penambahan kasus ODP maupun PDP di Jatim, Khofifah menjelaskan, hal tersebut menunjukkan bahwa tim tracing cukup detail dalam mengelompokkan baik ODP maupun PDP.

Sedangkan adanya data yang terus meningkat untuk PDP, jelas Khofifah, ini merupakan data kumulatif sejak 18 Maret. Dari 536 kasus kumulatif PDP tersebut diketahui ada yang dinyatakan positif, ada yang meninggal, ada pula yang sudah selesai dalam pengawasan. Sehingga total PDP sebenarnya menjadi 353 kasus.

Demikian pula untuk ODP, dari 7.328 total kasus kumulatif sampai dengan hari ini terdapat orang yang selesai dalam pemantauan. Sehingga, total ODP menjadi 5.919.

Data ini menunjukkan, posisi dari layanan medik yang diberikan pada masyarakat, serta efektifnya upaya isolasi mandiri yang dilakukan oleh ODP.

“Saya ingin meng-clear-kan bahwa data-data yang kita sajikan ini adalah kasus kumulatif sejak 18 Maret. Baik untuk kasus pasien positif Covid-19, ODP maupun PDP,” terangnya.

Bagaimana dengan update hasil rapid test? Khofifah menjelaskan, untuk pelaksanaan serentak di Dinkes kabupaten/kota maupun rumah sakit rujukan per hari ini telah mencapai 2.371. Hasilnya, semua konfirmasi negatif. Artinya, positif Covid-19 hasil rapid test tetap sama dengan kemarin, yakni 49 orang.

» Baca Berita Terkait Pandemi Corona