Polisi Buru Dua Terduga Pelaku Mutilasi Mayat Tanpa Kepala!

Budi Hartanto, semasa hidup sebagai guru penari di SDN di Kediri. | Foto: Ist/instagram
Budi Hartanto, semasa hidup sebagai guru penari di SDN di Kediri. | Foto: Ist/instagram

SURABAYA, Barometerjatim.com – Meski potongan kepala Budi Hartanto (28), korban mutilasi yang mayatnya ditaruh di dalam koper belum ditemukan, penyidik Polda Jatim mengaku telah mengantongi identitas dua orang terduga pelaku dan saat ini masih diburu.

“Kami sudah mengantongi beberapa hal, termasuk identitas kedua orang itu tapi memang tidak bisa kita publikasikan dulu,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Senin (8/4/2019).

Namun yang jelas, ungkap Barung, pelaku adalah orang yang saling mengenal. Kemudian, setelah melakukan pembunuhan disertai mutilasi, kedua pelaku kabur dan berpindah-pindah tempat.

“Penyidik menyampaikan ada perpindahan, apalagi berkaitan dengan kasus yang menjadi atensi, jadi mohon bersabar,” jelas Barung.

Menurutnya, mobilitas kedua pelaku sangat tinggi dan bergerak dinamis. “Yang kita cari ini manusia bukan benda yang statis, tapi sangat dinamis dengan mobilitas tinggi,” ungkapnya lagi.

Sementara terkait potongan kepala korban, Barung mengaku memang hingga saat ini pihaknya belum menemukan. “Saat ini kami masih mengejar kedua teman dekat korban mutilasi ini,” tandasnya.

Sebelumnya, warga menemukan koper berisi mayat tanpa kepala di Jembatan Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Rabu (3/4/2019). D

ari pendalaman polisi, mayat dalam koper itu adalah Budi Hartanto, warga Kediri yang berprofesi sebagai pengajar tari dan guru honorer di sekolah dasar.•

» Baca Berita Terkait Polda Jatim, Mayat Dalam Koper