Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Peringati Hari Lingkungan Hidup di Lamongan, Emil Dardak Puji Habis TPST Samtaku

Berita Terkait

TPST SAMTAKU: Emil Dardak bersama Yuhronur Efendi, peringati Hari Lingkungan Hidup di TPST Samtaku. | Foto: IST
TPST SAMTAKU: Emil Dardak bersama Yuhronur Efendi, peringati Hari Lingkungan Hidup di TPST Samtaku. | Foto: IST
- Advertisement -

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak memperingati Hari Lingkungan Hidup yang jatuh setiap 5 Juni bersama Gen Emil (Generasi Emas Milenial) di Kabupaten Lamongan.

Lokasi yang dipilih yakni Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sampahku Tanggung Jawaku (Samtaku). Emil pula yang meresmikan TPST Samtaku pada akhir tahun 2020 dan setahun berikutnya langsung meraih anugerah penghargaan Top 30 dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jatim 2021.

Sejak beroperasi akhir 2020, TPST Samtaku Lamongan dapat mengurangi 70 persen sampah ke lingkungan. TPST pertama yang diinisiasi PT Danone bersama Pemkab Lamongan dan PT Reciki Solusi Indonesia itu, mampu mengelola sampah 40 ton per hari dan mengumpulkan sampah plastik kurang lebih 4.000 ton.

Pada kesempatan tersebut, Emil Dardak mengapresiasi Lamongan sebagai percontohan pengelolaan sampah yang sudah mulai direaplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

“Ini bisa mengurangi 70 persen dari apa yang dikirim ke pembuangan terakhir,” kata suami Arumi bachsin tersebut.

Permasalahan sampah, lanjut Emil, merupakan urusan penting yang tidak mudah ditangani dan tidak murah, serta tidak dapat ditangani dari satu sisi yakni pemerintah saja melainkan penting pula dari pelaku.

“Pak Bupati menyampaikan bahwa kadang sudah dibangunkan tempat pembuangan sampah, tapi sampahnya dibuang di sebelahnya tidak dibuang ke dalam,” kata Emil.

“Jadi kalau memang budaya masyarakatnya tidak diperbaiki tidak akan bisa, nah anak-anak muda ini (Gen Emil) bisa menjadi penggerak untuk memahamkan itu,” tandasnya.

Beliau menambahkan, masyarakat juga tidak perlu khawatir akan bau busuk yang mungkin timbul jika didirikan tempat pembuangan sampah di sekitar tempat tinggalnya. Sebab, sampah yang langsung diolah dengan baik tidak akan menimbulkan bau yang mengganggu.

Sampah Dapat Diurai

Sementara itu Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyambut baik peringatan Hari Lingkungan Hidup di TPST Samtaku yang efektif dan dapat berjalan dengan baik.

“Dua tahun ini, kita sudah bisa mengurangi sampah dan tinggal sekitar 15 sampai 20 persen residu yang kita buang di tempat pembuangan akhir,” ungkap bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut.

“Kita bisa bayangkan seandainya tidak ada TPST Samtaku ini, pasti TPA kita terus membutuhkan penambahan luas lahan. Dengan adanya tempat ini, sampah dapat diurai dan menghasilkan produk ikutan lain sehingga sangat efektif,” sambungnya.

Baca: Investor Rumania Datang ke Gresik Tawari Teknologi Weather Modification, Gus Yani Tertarik?

Nah, kehadiran Emil dalam kegiatan tersebut diyakini Yuhronur akan mampu mendorong generasi muda untuk bersama berkolaborasi mewujudkan lungkungan yang lebih baik.

“Lingkungan ini adalah milik kita bersama, mari kita selamatkan bumi untuk kehidupan ke depan yang lebih baik,” ucapnya.

» Baca berita terkait Lamongan. Baca juga tulisan terukur lainnya Hamim Anwar.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -