Senin, 24 Januari 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Pengajian Imadul Bilad, Ada Doa untuk Korban Erupsi Semeru

Berita Terkait

IMADUL BILAD: Syaikh Ahmad al-Mishry, satu jam lebih jadi penceramah dalam pengajian Imadul Bilad. | Foto: Barometerjatim.com/IST
IMADUL BILAD: Syaikh Ahmad al-Mishry, satu jam lebih jadi penceramah dalam pengajian Imadul Bilad. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Majelis Taklim Imadul Bilad, sebuah komunitas pengajian ibu-ibu muslimah yang bernaung di bawah DPD Partai Gerindra Jatim, menggelar pengajian perdana di salah satu stasiun televisi lokal Surabaya, Minggu petang (5/12/2021).

Imadul Bilad didirikan pada 19 Oktober 2021, yang dibarengi dengan peluncuran video shalawat Tibbil Qulub bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi 1443 Hijriyah.

Dalam pengajian perdana yang diikuti sekitar 50 orang jamaah perwakilan dari beberapa kota di sekitar Surabaya dengan menerapkan prokes tersebut, Imadul Bilad mengundang ulama yang kerap ditemui dalam acara dakwah di televisi nasional, yakni Syaikh Ahmad al-Mishry untuk memberikan ceramah.

Syaikh Ahmad adalah ulama kelahiran Mesir yang memegang lebih dari 40 sanad keilmuan, berupa fikih, tafsir, hadits, dan lainnya. Selama satu jam lebih, dia memberikan pelajaran agama dengan gayanya yang khas, terutama mengenai rasa cinta air yang harus dimiliki oleh setiap orang.

Pengajian kemudian ditutup dengan doa bersama secara khusyuk yang dipimpin Syaikh Ahmad untuk masyarakat yang menjadi korban erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang.

Tanamkan Nilai Agama

NILAI AGAMA: Anwar Sadad, Gerindra jadikan spirit agama sebagai landasan bagi kader-kadernya. | Foto: Barometerjatim.com/IST
NILAI AGAMA: Anwar Sadad, Gerindra jadikan spirit agama sebagai landasan bagi kader-kadernya. | Foto: Barometerjatim.com/IST

Sebelumnya, saat memberikan sambutan pembuka, Ketua DPD Partai Gerindra Jatim yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad menekankan bahwa nilai-nilai agama harus tertanam dalam aktvitas maupun profesi sehari-hari.

“Terlebih dalam bidang politik, karena dalam lembaga politik ditentukan kebijakan-kebijakan kemaslahatan umat,” kata politikus keluarga Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri, Pasuruan yang akrab disapa Gus Sadad tersebut.

“Majelis Taklim Imadul Bilad adalah bukti, sebagai partai politik, Gerindra tetap menjadikan spirit agama sebagai landasan bagi kader-kadernya,” tandasnya.

Sekadar tahu, Sadad pula yang menyarankan pemberian nama majalis taklim tersebut Imadul Bilad yang berarti tiang negara. Hal itu selaras dengan sebuah hadits yang artinya perempuan adalah tiang negara.

Almaratu imadul bilad, perempuan itu adalah tiangnya negara. Kalau tiangnya negara kokoh, maka negara akan kokoh. Tapi kalau tiangnya ambruk dan rapuh, maka negara akan ambruk dan rapuh,” ucap Sadad.

POSE BERSAMA: Syaikh Ahmad al-Mishry, Anwar Sadad dan ibu-ibu Imadul Bilad usai pengajian. | Foto: Barometerjatim.com/IST
POSE BERSAMA: Syaikh Ahmad al-Mishry, Anwar Sadad dan ibu-ibu Imadul Bilad usai pengajian. | Foto: Barometerjatim.com/IST

» Baca Berita Terkait Gerindra Jatim

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -