Pandemi! Pramuka Jatim Akan Buka Perkemahan, Izin Beres?

JADI PANDUAN: Arum Sabil, Persemi bisa jadi panduan aparat penegak hukum dalam memberikan izin. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
JADI PANDUAN: Arum Sabil, Persemi bisa jadi panduan aparat penegak hukum dalam memberikan izin. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jatim, berencana membuka perkemahan di tengah pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Lantas, bagaimana dengan perizinan?

“Persoalan perizinan, justru ini yang nanti akan menjadi panduan aparat penegak hukum dalam memberikan izin, ini jadi panduan,” kata Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim, Arum Sabil usai rapat koordinasi dengan pimpinan ketua Kwarcab Gerakan Pramuka se-Jatim di Surabaya, Selasa (23/3/2021).

Dia mencontohkan beberapa hari lalu di bumi perkemahan digelar acara pernikahan. Lantaran menerapkan protokol kesehatan sangat ketat, maka hajatan tersebut diizinkan.

“Saya sampaikan, semua orang kan ndak boleh, tapi ini ada tutorial bagaimana cara melakukan pernikahan dengan portokol Covid-19. Jadi masuknya bagaimana, ini ada panduannya, akhirnya kita diizinkan,” paparnya.

Sebab, lanjut Arum, tujuan dari acara ini agar tetap bisa beraktivitas dan bersentuhan dengan alam, serta tidak boleh menyerah dengan situasi Covid-19. Justru yang harus dilakukan, bagaimana menghadapi pandemi secara bijak.

Pramuka seperti karakternya sebagai pelopor, kita memelopori bagaimana melakukan perkemahan yang sehat dan tidak menyerah dengan urusan pendemi, tapi kita tetap bersentuhan dengan alam,” tandas Arum.

“Nah, ini nanti bisa jadi rujukan aparat penegak hukum, aparat pemberi izin. Rujukannya apa? Oh kalau seperti ini oke, makanya itu ada panduannya. Tidak mungkin dong terus kita tidak boleh bersentuhan dengan alam,” sambungnya.

Terlebih buat anak-anak, tidak bisa mereka hanya menghabiskan waktu di dalam rumah. Aktivitas sekolah atau lainnya hanya dilakukan secara virtual, selesai, kemudian masuk kamar dan tidur.

Situasi ini kalau tak disikapi dengan bijak dan tidak dimulai, Arum khawatir malah lebih berbahaya dari wabah Corona yang hingga kini tak kunjung pergi dari bumi Indonesia.

“Rapuhnya masa depan bangsa itu, karena tidak mempersiapkan anak-anak dengan baik. Bukan hanya masalah knowledge-nya, tapi pondasi fisiknya harus disiapkan,” ucap Arum.

Seperti diberitakan, Kwarda Gerakan Pramuka Jatim berencana membuka perkemahan di masa Covid-19 yang diberi nama Perkemahan Sehat Era Pandemi (Persemi).

Menurut Arum, Persemi akan digelar di Kabupaten Jember pada 27-28 Maret 2021, dan diklaim sebagai perkemahan pertama saat pandemi yang digelar di Indonesia bahkan Asia.

Persemi dijadwalkan dibuka Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan diikuti sekitar 250 peserta, termasuk di dalamnya pelatih dan pengurus Kwarcab se-Jatim.

» Baca Berita Terkait Pramuka