Pacu Konsolidasi, Emil Kian Trengginas di Wilayah Arek

SESER MALANG RAYA: Cawagub Emil Elestianto Dardak saat menghadiri acara terkait Pancasila di Malang, Selasa (29/5) malam. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
SESER MALANG RAYA: Cawagub Emil Elestianto Dardak saat menghadiri acara terkait Pancasila di Malang, Selasa (29/5) malam. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

MALANG, Barometerjatim.com – Tak mau ‘terlelap’ karena hasil survei, 29 hari menuju coblosan Pilgub Jatim 2018, 27 Juni mendatang, Emil Elestianto Dardak kian trengginas menyeser sekaligus mengamankan suara.

Setelah dua hari beruntun membombardir  ‘kandang’ rivalnya, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pasuruan, kali ini Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu) menjadi titik sasaran sosok milenial yang juga menjabat co-Presiden UCLG Aspac (Asosiasi Kepala Daerah se-Asia Pasifik) itu.

Di Malang Raya, selain melakukan penyapaan ke masyarakat, Emil juga intens melakukan konsolidasi dengan relawan, Parpol pengusung, serta tokoh-tokoh sentral yang berpotensi mendongkrak perolehan suara.

• Baca: Emil Bareng Hasan Aminuddin Susun Strategi Pemenangan

“Kita selalu meningkat konsolidasi dengan tim, seperti semalam saya bertemu dengan Bapak Hasan Aminuddin di Probolinggo dan sekarang dengan Bapak Ridwan Hisjam,” katanya usai menghadiri acara Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi Bangsa, Selasa (29/5) malam.

Acara ini menghadirkan pemateri anggota MPR RI yang juga politikus senior Golkar, Ridwan Hisjam serta Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan bidang Otomotif dan Elektronika (P4TK BOE) Malang, Sumarno.

Di luar konteks acara, tambah Emil, “Kami juga berdiskusi secara pribadi, karena dalam acara ini saya lebih menjadi peserta untuk menyerap aspirasi dan bukan kampanye dalam bentuk apapun.”

• Baca: Gara-gara Emil, Penjaringan Caleg Dijubeli Generasi Milenial

Dalam kapasitas personal, Emil memang banyak berdiskusi mengenai wilayah yang masuk kluster Arek tersebut. Upaya ini sekaligus bagian dari sinergi untuk memenangkan suara di Malang Raya setelah dua hari gerilya di Pasuruan.

“Intinya, kita tidak mau terlena dengan hasil survei lalu merasa sudah menang. Secara teritorial dan elemen kita tetap melakukan konsolidasi kepada seluruh tim. Kita akan genjot terus, karena hasil akhir ditentukan ikhtiar dan doa,” tandasnya.