Gara-gara Emil, Penjaringan Caleg Dijubeli Generasi Milenial

KHOFIFAH-DEMOKRAT: Cagub Khofifah Indar Parawansa bersilaturahim dengan pengurus DPD Partai Demokrat Jatim, Selasa (29/5). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
KHOFIFAH-DEMOKRAT: Cagub Khofifah Indar Parawansa bersilaturahim dengan pengurus DPD Partai Demokrat Jatim, Selasa (29/5). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Semula, Emil Elestianto Dardak belum dipandang istimewa saat Khofifah Indar Parawansa memutuskan menggandengnya sebagai pasangan di Pilgub Jatim 2018. Selain masih muda (33 tahun saat itu), publik Jatim belum tahu banyak kiprah hebatnya selama ini.

Tapi seiring tahapan Pilgub Jatim berjalan, terutama saat masa kampanye, bintang Emil berubah bersinar terang. Background pendidikan dan karier yang luar biasa, termasuk berkecimpung di Bank Dunia, melengkapi kehebatannya saat dua kali tampil memukau di panggung debat publik.

Publik pun semakin dibuat terpukau dengan ide-ide briliannya dalam persiapan membangun Jatim lebih sejahtera bersama Cagub Khofifah. Mulai millenials job center hingga communal branding.

• Baca: Khofifah Ajak Parpol Pengusung Seser 19,8% Pemilih Bimbang

Kehadiran Emil pun membawa influence positif bagi kalangan anak muda dalam memandang dunia politik. Mereka yang semula ‘alergi’ berubah memiliki tekad kuat untuk terjun ke dunia politik praktis.

Hal itu bisa dilihat dari hasil penjaringan calon legislatif (Caleg) Partai Demokrat, ternyata 40 persen merupakan kalangan muda. Mengejutkan? Ya! Sebab, biasanya kalangan muda tidak terlalu bersemangat berkecimpung di politik praktis.

“Ketika saya tanya alasannya, mereka menjawab semangat karena Mas Emil,” ungkap Ketua Muda Mudi Demokrat Jatim, Bayu Airlangga saat menerima kunjungan Khofifah di kantor Partai Demokrat Jatim di Jalan Kertajaya Surabaya, Selasa (29/5).

• Baca: Kejutan! Tetangga Gus Ipul Ramai-ramai Pilih Khofifah-Emil

“Jadi saya berterima kasih kepada Bu Khofifah, karena memunculkan sosok muda sebagai wakilnya. Bu Khofifah menjadi penyemangat anak muda untuk membangun Jawa Timur lebih baik.”

Mendengar fakta yang diungkap Bayu, Khofifah menuturkan, “Saya rasa ini kabar baik bagi anak muda, yang ingin menjadi bagian dalam memberikan energi produktifnya untuk bangsa melalui legislatif dan terutama melalui Partai Demokrat.”

 

SAMBUT KHOFIFAH: Para pengurus dan anggota DPR RI maupun DPRD Jatim dari Fraksi Demokrat menyambut silaturahim Cagub Khofifah, Selasa (29/5). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
SAMBUT KHOFIFAH: Para pengurus dan anggota DPR RI maupun DPRD Jatim dari Fraksi Demokrat menyambut silaturahim Cagub Khofifah, Selasa (29/5). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Apalagi, tandas Khofifah, saat ini semua pihak sedang membangun image bahwa politik itu sesuatu yang dibutuhkan untuk mengawal NKRI. “Jadi image yang kurang positif terhadap politisi ya harus dijawab oleh partai dan politisi,” paparnya.

Khofifah menambahkan, jika anak muda sudah memberikan atensinya untuk ikut dalam proses pemilihan legislatif (Pileg) yang akan datang, maka akan ada harapan bangsa bahwa pemimpin-pemimpin dunia sangat banyak yang terpilih pada usia muda.

• Baca: Emil Bareng Hasan Aminuddin Susun Strategi Pemenangan

“Bung Karno mendeklarasikan bangsa ini pada usia muda. Nah ketika usia muda hari ini banyak yang masih apatis ke partai politik, maka sosok muda yang bisa menjadi frontliner dari partai untuk bisa mem-promote pentingnya orang muda masuk sebagai calon pemimpin ke depan,” jabarnya.

Keterlibatan anak muda di Parpol, lanjut Khofifah, penting untuk penguatan kepemimpinan negeri ini. “Mudah-mudahan kelompok Muda Mudi Demokrat akan terus  menjadi bagian, dari upaya untuk memberikan image positif terhadap partai dan politisi,” tuntasnya.