Merasa Kader Terbaik, Kartika Yakin Dapat Rekomendasi PKB

YAKIN DIREKOM PKB: Kartika Hidayati, yakin dapat rekom PKB maju bakal calon bupati Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
YAKIN DIREKOM PKB: Kartika Hidayati, yakin dapat rekom PKB maju bakal calon bupati Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Meski namanya tak diusulkan DPC ke DPP, Kartika Hidayati tetap optimis bakal mendapatkan rekomendasi dari Parpolnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk diusung sebagai bakal calon bupati di Pilbup Lamongan 2020.

“Saya kader PKB, saya ikut mendirikan PKB, maka menjadi etis serta fatsun politiknya kena dan dapat, ketika rekom PKB dibawa oleh kader terbaiknya sendiri,” kata Kartika di Surabaya, Senin (9/3/2020).

Kader terbaik PKB ya? “Kader terbaik dong! Kan sudah lulus tiga periode di DPRD Jatim, sekarang eksekutif (wakil bupati Lamongan). Artinya the next tentulah seperti halnya sekolah. Mulai TK, SD, SMP secara berurutan,” tandasnya.

Kartika yang juga ketua PC Muslimat NU Lamongan itu juga yakin, semua Parpol — terutama yang besar — tidak akan main-main dengan rekomendasi. Karena itu adalah masa depan dan kebesaran partai terkait.

“Jadi kalau soal rekom, orang tidak boleh harus gagap. Semua Parpol sampai hari ini belum memberikan rekomnya kepada siapa pun, termasuk PKB,” ucapnya.

“Kita sudah berkomunikasi intens dengan beliau-beliau (pimpinan di DPP). Kira-kira ya pertengahan atau akhir Maret,” sambungnya.

Saat ini, lanjut Kartika, yang dilakukan semua Parpol masih dalam tataran berikhtiar. “Saya pikir semuanya lah, semua partai seperti itu. Mereka tentu ingin menjaring, siapapun calon bupati yang potensi menangnya kuat,” ujarnya.

Sementara menyikapi soal deklarasi koalisi antara PKB, PDIP dan Gerindra di level DPC, menurut Kartika boleh-boleh saja Parpol di daerah membangun komunikasi politik.

“Tetapi, tentu itu tidak menjadi vonis, menjadi keputusan, karena keputusan rekomnya ada di pusat (DPP), di Jakarta, semua partai begitu,” katanya.

“Makanya ketika di daerah seperti itu, enggak ada masalah, Itu bagian dari berkoordinasi, kemudian berkomunikasi antarsatu dengan yang lain, tetapi tetap keputusan ada di pusat,” tuntas Kartika.

Seperti diberitakan, DPC PKB lebih memilih Asisten Pribadi (Aspri) Wapres KH Ma’ruf Amin, Sholahuddin untuk dimintakan rekomendasi ke DPP ketimbang Kartika yang juga wakil ketua DPW PKB Jatim.

» Baca Berita Terkait Pilbup Lamongan