Kondisi Kasminah Tanggung Jawab Pemkab Lamongan

TANGGUNG JAWAB PEMKAB: Wabup Lamongan, Kartika Hidayati (kanan), kondisi Kasminah yang lumpuh dan sebatang kara menjadi tanggung jawab Pemkab. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
TANGGUNG JAWAB PEMKAB: Wabup Lamongan, Kartika Hidayati (foto kanan), kondisi Kasminah (foto kiri) yang lumpuh dan sebatang kara menjadi tanggung jawab Pemkab. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Reaksi cepat ditunjukkan Wakil Bupati Lamongan, Kartika Hidayati. Begitu mendengar kabar ada salah seorang warganya menderita lumpuh selama 30 tahun dan hidup sebatang kara, perempuan enerjik itu menegaskan kondisi Kasminah (50) menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten (Pemkab).

“Besok kita panggil Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk koordinasi, bagaimana solusi terbaiknya. Insyaallah nanti kita akan melihat kondisinya seperti apa,” kata Kartika saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Senin (21/5).

Menurut Kartika, untuk menangani kondisi Kasminah yang lumpuh dan menderita diabetes, pihaknya perlu memikirkan kondisi yang bersangkutan ketika dirujuk ke rumah sakit, karena tidak ada pihak keluarga yang menjaganya.

• Baca: Kisah Pilu Seorang Warga Lamongan 30 Tahun Lumpuh

“Tapi yang jelas kondisi yang dialami Kasminah saat ini merupakan tanggung jawab Pemkab Lamongan. Karena itu, kita akan pikirkan jalan keluarnya yang terbaik seperti apa,” tandas perempuan yang juga ketua PC Muslimat NU Lamongan itu.

Sebelumnya, pemerintahan desa setempat sempat menginisiasi pengobatan Kasminah untuk dirujuk ke rumah sakit, namun tidak ada keluarga yang mau menjaganya. Bahkan kerabatnya yang masih hidup pun tidak peduli dengan kondisi Kasminah.

Seperti diberitakan, nasib pilu dialami Kasminah, warga Desa Patihan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Wanita 50 itu hidup dalam kondisi lumpuh puluhan tahun, tanpa dikaruniahi anak dan ditinggal pergi suaminya.

• Baca: Wabup Lamongan: Pelaporan Dana Desa Masalah bagi Kades

Sehingga, untuk melakukan aktivitas sehari-hari harus mengharap belas kasihan dari para tetangganya yang masih memiliki kepedulian dengan sesama.

Kondisi Kasminah ini diketahui saat komunitas sosial Berbagi dengan Ikhlas (Berkas) Lamongan mendatangi rumahnya sekaligus memberikan bantuan berupa sembako, Minggu (20/5) lalu.