Khofifah ‘Buru’ Gus Ipul soal 750 Ribu Lapangan Kerja Baru

JANJI 'PAK KARDIMAN': Khofifah menyoal mencecar Gus Ipul soal janji membuka 750 ribu lapangan pekerjaan baru pertahun di Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
JANJI ‘PAK KARDIMAN’: Khofifah ‘memburu’ Gus Ipul soal janji membuka 750 ribu lapangan pekerjaan baru pertahun di Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

SURABAYA, Barometerjatim.com – Sepanjang debat publik kedua Pilgub Jatim 2018 di Gedung Dyandra Convention Center, Selasa (8/5) malam, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) benar-benar ‘diberondong’ pasangan Khofifah-Emil Dardak lewat data dan angka.

Jika Emil mencecar soal infrastruktur jalan, Khofifah bagian ‘memburu’ Gus Ipul-Puti terkait janji membuka 750 ribu lapangan kerja baru pertahun di Jatim yang tertuang dalam program “Pak Kardiman” alias peluang kerja dimana-mana.

Ada momen menarik sebelum Khofifah giliran bertanya. Mantan Menteri Sosial yang juga ketua umum PP Muslimat NU itu terlebih dahulu mendatangi Gus Ipul untuk memberikan semacam brosur terkait janji “Pak Kardiman”.

• Baca: Di Panggung Debat, Gus Ipul ‘Doakan’ Khofifah Jadi Gubernur

Khofifah bahkan hendak menitipkannya kepada panelis, namun terkendala jatah waktu yang sedang berjalan. “Saya ingin menitipkan kepada panelis sebetulnya, supaya yang saya sampaikan kepada pasangan calon nomor dua, panelis juga mengikuti,” katanya.

Khofifah kemudian melontarkan pertanyaannya, “Saya ingin menyampaikan, bahwa di dalam Pak Kardiman ini ada janji dari paslon nomor dua akan membuka 750 ribu lapangan kerja baru per tahun, per tahun,” katanya sembari mengulang kata per tahun.

“Kami ingin mendapatkan penjelasan, bagaimana sebetulnya infrastruktur ekonomi yang disiapkan, sementara hari ini pengangguran di Jatim ada 827 ribu. Jadi (kalau mengikuti logika paslon nomor dua) sebetulnya setahun sudah cukup untuk menyelesaikan. Mohon kami minta penjelasan?” sambung Khofifah.

• Baca: Debat Kedua: Puti ‘Tak Bunyi’, Gus Ipul ‘Kelimpungan’ Sendiri

Apa tanggapan Gus Ipul? “Kita pakai data 2017. Jadi ada Rp 120 triliun investasi yang direalisasikan dimana menyerap tenaga kerja 598 ribu lebih,” kata Gus Ipul sambil membaca catatan yang dibawanya. “Ini data dari, eh.. Dinas eh.. Penanaman Modal Provinsi Jatim,” sambungnya.

Kalau jumlah itu ditambahkan program 1.000 desa wisata, ditambah dengan investasi yang sudah siap di belakangnya, logika Gus Ipul, janji menciptakan 750 ribu lapangan pekerjaan baru setiap tahun bukanlah sesuatu yang sulit.

LIHAT CATATAN: Ditanya Khofifah soal janji buka 750 ribu lapangan pekerjaan baru pertahun, Gus Ipul beberapa kali melihat catatan. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
LIHAT CATATAN: Ditanya Khofifah soal janji membuka 750 ribu lapangan pekerjaan baru pertahun, Gus Ipul beberapa kali melihat catatan. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

“Kita dorong anak-anak muda untuk menjadi pengusaha baru, tidak hanya mencari pekerjaan, tapi mereka ikut menciptakan lapangan pekerjaan melalui beberapa program yang kita buat,” katanya sambil mencontohkan program Superstar (Sentra UMKM, Pemberdayaan Industri Kreatif dan Startup).

“Jadi sangat mungkin 750 ribu setiap tahun lapangan pekerjaan. Belajar dari yang paling dekat tahun 2017. Maka ketika kami bikin program ini, sudah kita diskusikan, sudah kita hitung dan kita bandingkan dengan tahun-tahun  sebelumnya.”

Tapi Khofifah menilai ada angka dan data yang dipaparkan Gus Ipul kurang tepat . Dia kemudian mengajak melihat data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim 2017.

Gus Ipul-Puti menjanjikan 75 ribu lapangan kerja baru di Jatim, sementara data BPS mencatat penurunan pengangguran setahun hanya 0,04 persen.

“Kita update pada data ekonomis dinamik per April 2018, bahwa pengangguran di Jatim tahun 2016 (mencapai) 4,14 persen. Ini per Februari 2017 (menjadi) 4,10 persen. Jadi turunnya setahun itu cuma 0,04 persen. Ini data dirilis resmi oleh BPS Jatim,” paparnya.

“Gus Ipul, Pak Wagub, jadi saya rasa data BPS pasti beliau sangat paham, penurunan pengangguran hanya 0,04 persen. Kalau tenaga kerja 20,3 persen sesungguhnya sekitar 48 ribu saja. Ini data BPS Jatim, matur nuwun,” tandas Khofifah.

Tapi Gus Ipul bersikeras mengklaim punya data lain dari Dinas Penanaman Modal Jatim. “Kami juga punya data, ada penurunan 0,21 persen tahun ini,” katanya, sementara sayup-sayup terdengar suara Khofifah dengan nada heran, “Penurunan?”

JANJI OH JANJI: Khofifah menanyakan janji Gus Ipul-Puti yang akan buka 750 ribu lapangan pekerjaan baru pertahun, padahal tahun lalu pengangguran hanya turun 0.04 persen. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
HANYA 0,04 PERSEN: Gus Ipul-Puti menjanjikan 750 ribu lapangan pekerjaan baru pertahun, padahal tahun lalu pengangguran hanya turun 0.04 persen. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

Gus Ipul menambahkan, “Itu (data) dari dari.. eh.. sekarang tinggal 4 persen, itu juga data. Itu 500 ribu pekerjaan lebih mengurangi, menyerap tenaga kerja yang baru. Jadi ini juga data, yang bisa dipastikan, ini valid. Nah, sekarang tinggal kita itung-itungan.”

“Data yang saya catat ini, data yang saya terima dari kepala Dinas Penanaman Modal Jatim. Ini adalah fakta, kalau kita tidak bisa menciptakan tenaga kerja sampai segitu, pengangguran terus meningkat. Dan sekarang rata-rata pengguran itu kan kira-kira 800 ribu (bandingkan dengan Khofifah yang menyebut angka lebih detail, 827 ribu).”

• Baca: 5 Kali Emil Bikin Gus Ipul ‘Mati Gaya’ di Panggung Debat

Bagaimana dengan pengangguran yang mencapai 827 ribu tersebut? “Kita cari alamatnya, karena penurunan kemiskinan setiap tahun memang turun, tapi masih ada 800 ribu lebih yang masuk kategori pengangguran,” katanya.

Namun Khofifah tidak bisa menaggapinya lagi, karena jatah waktu yang ditentukan pemandu debat sudah habis untuk break iklan, dan dilanjutkan ke segmen berikutnya yakni saling bertanya antar-Cawagub.