Khofifah Bangga! Siswa Jatim Terbanyak Lolos SNMPTN 2019

Khofifah di Banyuwangi, bangga dengan prestasi siswa-siswi Jatim. | Foto Barometerjatim.com/natha lintang
Khofifah di Banyuwangi, bangga dengan prestasi siswa-siswi Jatim. | Foto Barometerjatim.com/natha lintang

BANYUWANGI, Barometerjatim.com – Membanggakan! Jawa Timur, wilayah yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa, menjadi provinsi dengan jumlah siswa terbanyak yang lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019.

Dari 93.321 jumlah calon mahasiswa secara nasional yang lolos ke PTN tahun ini, 13.737 di antaranya berasal dari Jatim. Sementara peringkat kedua dan ketiga, ditempati Jawa Barat (9.392 siswa) dan Sumatera Utara (7.937 siswa).

Tak hanya meloloskan siswa terbanyak, sebanyak 2.769 siswa Jatim di antaranya merupakan peserta Bidikmisi. Sebuah program bantuan biaya kuliah buat mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi, tapi mempunyai prestasi akademik.

“Ini prestasi yang membanggakan. Saya berharap capaian ini diikuti dengan prestasi lainnya,” kata Khofifah di sela kunjungan kerja meninjau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK di Kabupaten Banyuwangi, Senin (25/3/2019).

Seluruh siswa asal Jatim tersebut, lanjut Khofifah, akan menyebar di 85 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Khofifah juga meminta kepada peserta yang lolos agar segera melakukan pendaftaran ulang.

“Bagi yang belum lulus jangan berkecil hati. Untuk masuk perguruan tinggi negeri masih bisa melalui jalur SBMPTN dan jalur mandiri universitas. Asal mau belajar, insyaallah bisa lolos dan menyusul,” tandas gubernur perempuan pertama di Jatim itu.

UNBK Berjalan Lancar

Khofifah meninjau UNBK SMK di Kabupaten Banyuwangi, Senin (25/3/2019). | Foto Barometerjatim.com/natha lintang
Khofifah meninjau UNBK SMK di Kabupaten Banyuwangi, Senin (25/3/2019). | Foto Barometerjatim.com/natha lintang

Sebagai informasi, sepuluh besar kampus yang menerima mahasiswa melalui SNMPTN yakni Universitas Brawijaya (3.957 orang), Universitas Negeri Padang (2.591), Universitas Sumatera Utara (2.508), Universitas Pendidikan Indonesia (2.493), Universitas Jember (2.215), Universitas Andalas (2.154), Universitas Diponegoro (2.146), Universitas Negeri Semarang (2.115), Universitas Halu Oleo (2.070) dan Universitas Syiah Kuala (2.039).

Sedangkan 10 besar kampus yang menerima mahasiswa dari jalur SNMPTN dan berpotensi mendapatkan beasiswa Bidikmisi yakni Universitas Negeri Padang (1.390), Universitas Halu Oleo (1.097), Universitas Syiah Kuala (1.063), Universitas Andalas (832), UPI Bandung (825), Universitas Jember (678), Universitas Sebelas Maret (654), USU (650), Universitas Mataram (616) dan Universitas Tadulako (611).

Sementara dalam kunkernya di Banyuwangi, Khofifah yang ditemani Bupati Abdullah Azwar Anas dan Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Saiful Rachman, menyapa para siswa yang tengah menjalani UNBK di SMKN 1 Banyuwangi dan SMA Muhammadiyah 6 Rogojampi.

Menurut Saiful, saat ini ada 1.939 SMK dengan jumlah 231.266 siswa secara serentak mengikuti pelaksanaan UNBK. “Kita menyiapkan 3.678 server dan 106.059 klien. Alhamdulilllah semua lancar. Terakhir, kemarin sinkronisasi dengan pusat di SMKN 8 Surabaya,” tandasnya.•

» Baca Berita Terkait Khofifah, Dindik Jatim