Ketum Ansor Adang HTI Saja Siap, Apalagi Jadi Menteri!

SIAP MENTERI: Gus Yaqut, saatnya NU menempatkan kadernya di kementerian strategis. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SIAP MENTERI: Gus Yaqut, saatnya NU menempatkan kadernya di kementerian strategis. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut masuk bursa menteri kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin. Namun ketua umum PP GP Ansor itu tak mau berandai-andai, karena wilayah menteri hak prerogatif presiden.

“Halah! Itu keputusan hak prerogatif presiden. Saya tidak akan nggege mongso (terburu nafsu),” katanya saat menghadiri buka puasa bersama dan silaturahim dengan kader Ansor se-Jatim di Hotel Elmi Surabaya, Minggu (2/6/2019).

Kalau benar diminta jadi menteri, siapkah? “Ya kalau memang ditugaskan ya.. wong kita ini disuruh adang HTI aja siap kok! Apalagi suruh jadi menteri, kan begitu,” tegasnya.

Sebelumnya, Gus Yaqut menyarankan Nahdlatul Ulama (NU) harus mengajukan sejumlah portofolio menteri pada pemerintahan yang akan datang. Bahkan, menurutnya, inilah saatnya menghapus stigma bahwa NU hanya cocok untuk mengurusi masalah agama, kaum pedesaan, dan warga miskin.

Sebab NU, menurutnya, memiliki cukup banyak kader potensial yang bisa ditempatkan di pos-pos kementerian yang strategis seperti Menteri BUMN, ESDM, Keuangan, Pertanian, maupun Menkominfo.

“Saya kira NU harus mengajukan portofolio yang menghapus stigma bahwa NU itu tradisional. Hanya cocok ngurus agama, cuma ada di perdesaan, miskin dan seterusnya sebagaimana terepresentasi pada posisi kader NU di kabinet yang sudah-sudah,” tuturnya.

Menurut Gus Yaqut, selama ini kader NU hanya identik mengisi pos Menteri Agama seperti yang saat ini dijabat Lukman Hakim Saifuddin. Lalu Menteri Sosial yang sebelumnya diduduki Khofifah Indar Parawansa, sebelum digantikan Agus Gumiwang dari Golkar karena Khofifah maju Pilgub Jatim.

Berikutnya Menteri Desa dan Percepatan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang saat ini diemban Eko Putro Sandjojo.

“Padahal NU memiliki banyak kader potensial yang bisa ditempatkan sebagai menteri BUMN, ESDM, Keuangan, Pertanian, Kominfo dan kementerian-kementerian strategis lainnya,” tandasnya.

» Baca Berita Terkait Gus Yaqut