Sabtu, 03 Desember 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Kedai ‘Kopipah’ Segera Menjamur di Seluruh Madura

Berita Terkait

KEDAI KOPIPAH: Cup bergambar karikatur Khofifah Indar Parawansa yang akan menjadi tempat minum kopi di "Kedai Kopipah". | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
KEDAI KOPIPAH: Cup bergambar karikatur Khofifah Indar Parawansa yang akan menjadi tempat minum kopi di “Kedai Kopipah”. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
- Advertisement -

PAMEKASAN, Barometerjatim.com – Tiada hari tanpa ngopi. Bahkan, dalam sehari, Khofifah Indar Parawansa bisa menghabiskan lima cangkir kopi tanpa gula. Dalam sekali suguhan, biasanya kopi yang disajikan ‘ditemani’ segelas jahe panas dan dua gelas air putih hangat.

Ya, Menteri Sosial yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU itu memang pengopi berat. Bukan pura-pura minum kopi, lalu dibuat branding untuk kepentingan politik sesaat. Bukan!

Paham kalau Khofifah pengopi berat, loyalisnya di empat kabupaten di Madura akan membuat posko pemenangan untuk Pilgub Jatim 2018 dengan membentuk kedai kopi yang diberi nama “Kedai Kopipah”.

Baca: Loyalis Khofifah di Madura Mulai Bergerak dari Pamekasan

“Pasca deklarasi hari ini, seluruh loyalis Khofifah dari empat kabupaten se-Madura siap mendirikan Kedai Kopipah yang juga dijadikan sebagai posko pemenangan,” terang Miftah Kamil, salah seorang inisiator Loyalis Khofifah Madura di sela deklarasi dukungan di Pamekasan, Minggu (29/10).

Menariknya lagi, tak ada ‘aturan khusus’ di Kedai Kopipah. Mau ngopi sendiri, silakan. Bersama keluarga, malah lebih nyaman. Atau yang biasa ngopi bareng ternyata lebih pas dan cocok dengan Kedai Kopipah juga tidak masalah.

• Baca: Elektabilitas Gus Ipul Kian Turun, Khofifah Naik 4 Persen

Miftah menambahkan, selanjutnya para loyalis akan mengerahkan seluruh relawannya untuk door to door. “Melakukan sosialisasikan pencalonan Ibu Khofifah di Pilgub Jatim 2018,” tandas mantan pengurus GMNI Pamekasan tersebut.

Seperti diberitakan, hari ini loyalis Khofifah di Madura mendeklarasikan dukungan secara terbuka yang dihadiri perwakilan tokoh masyarakat dan Ormas pemuda Madura, di antaranya KH Anas dari Bangkalan, Lora Imadulhaq dan KH Tirmidzi (Sumenep), Lora Fudoli (Pamekasan) serta Lora Tajul Fakir (Sampang).

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -