Kartika Klaim Hasil Surveinya Tertinggi, Kandidat Lain Jauh!

ELEKTABILITAS TERTINGGI?: Kartika Hidayati, klaim hasil surveinya tertinggi dan yang lain jauh. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
ELEKTABILITAS TERTINGGI?: Kartika Hidayati, klaim hasil surveinya tertinggi dan yang lain jauh. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Hasil survei menjadi salah satu alasan, mengapa Kartika Hidayati optimistis bakal di usung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai bakal calon bupati Lamongan di Pilbup 2020.

“Semua Parpol, terutama yang besar, tidak akan main-main dalam memberikan rekom. Mereka pijakannya adalah ilmiah, yakni menggunakan survei independen nasional yang bisa dipertanggungjawabkan,” katanya di Surabaya, Senin (9/3/2020).

Kartika yang juga wakil bupati Lamongan itu menyebut, dari survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI), dirinya berada di posisi teratas, bahkan jauh di atas kandidat lainnya.

“Kartika ada pada positioning dan yang lain jauh di bawahnya. Artinya apa? Saya pikir itu potret yang akan dilihat oleh ketua umum semua partai,” katanya.

Menurut Kartika, survei dilakukan dalam dua tahap, yakni September 2019 dan yang terbaru akhir Januari-awal Februari 2020. “Perkembangannya sangat bagus,” katanya.

Berapa persentase elektabilitasnya? Kartika mengklaim dirinya di angka 29 persen, disusul kader PDI Perjuangan yang maju lewat jalur perseorangan, Suhandoyo.

“Di bawahnya ada kawan kita Mas Handoyo, 16 apa 11 persen gitu, jauh! Apalagi teman yang sampeyan (wartawan) sebut tadi (Sholahuddin), jauh lah! Termasuk Sekda (Yuhronur Efendi) di bawah 10 persen,” ucapnya.

Hasil survei LSI tersebut bisa menjadi ukuran, tandas Kartika, karena level lembanganya nasional dan independen, serta ilmu statistik tidak bisa dibohongi lantaran sifatnya ilmiah.

“Ilmu statistik (survei) tentulah menggunakan margin of error kurang dari tiga persen, maksimal lima persen. Tidak akan berbeda satu dengan yang lain,” katanya.

Didukung Mayoritas Kiai NU

Selain elektabilitas, Kartika juga menyebut sampai hari ini dirinya mendapat dukungan penuh dari mayoritas kiai Nahdlatul Ulama (NU) di Lamongan.

“Semuanya bersama kita. Kalau toh ada klaim-klaim biasa, wajar, dan jangan ada yang marah kalau ada yang klaim-klaim. Itu kan bagian dari demokrasi, penggiringan opini dan sebagainya,” katanya.

Lagi pula, lanjut Kartika, di jajaran PCNU Lamongan sudah melakukan lajnah siyasah. Hasilnya, dari 27 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), 22 memilih Kartika. Disusul Ketua PCNU Babat Sisyanto (2 MWCNU), mantan Ketua PCNU Lamongan Bi’in Abdussalam (1), serta dua MWCNU lainnya abstain dan menyatakan ikut yang terbanyak.

Bagaimana dengan Muslimat NU? “Kalau itu, alhamdulillah dukungannya tetap utuh (ke Kartika),” tegas perempuan yang juga ketua PC Muslimat NU Lamongan tersebut.

» Baca Berita Terkait Pilbup Lamongan