Kami Trunojoyo! Kami Merah Putih! Kami Khofifah!

SEMANGAT KEBANGSAAN: Puluhan ribu mahasiswa baru Universitas Trunojoyo Madura menyambut kehadiran Mensos Khofifah Indar Parawansa dengan semangat kebangsaan. | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP
SEMANGAT KEBANGSAAN: Puluhan ribu mahasiswa baru Universitas Trunojoyo Madura menyambut kehadiran Mensos Khofifah Indar Parawansa dengan semangat kebangsaan. | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP

BANGKALAN, Barometerjatim.com – Luar biasa! Kehadiran Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Bangkalan, Sabtu (19/8/2021), disambut penuh dengan “merah putih” dan antusias puluhan ribu mahasiswa baru (Maba).

Begitu Khofifah menginjakkan kaki di pintu gedung pertemuan UTM, para Maba yang berasal dari 22 provinsi langsung mengangkat tinggi-tinggi poster bergambar Khofifah, sementara poster ukuran raksasa terbentang gagah di bagian belakangan ruangan menghadap ke podium.

Seisi ruangan kian bergemuruh dalam suasana patriotik saat Maba menyanyikan lagu “Kebyar-Kebyar” ciptaan musisi almarhum Gombloh sambil mengibarkan bendera merah putih.

• Baca: Dulu ‘Wilayah’ Karsa, Kini Madura Lebih Ramah buat Khofifah

Sementara Khofifah bersama Rektor UTM Muh Syarif, serta sejumlah tokoh dan kiai Madura di antaranya Achmad Zaini, Nasir Zaini dan KH Mukhlis Muksin (Pengasuh Ponpes Al Anwar Bangkalan) yang berada di atas panggung, larut bersama-sama Maba menyanyikan lagu pembakar semangat kebangsaan tersebut.

Entah saking larutnya dengan suasana, beberapa Maba terlihat histeris dan emosional, “Kami Trunojoyo! Kami Merah Putih! Kami Khofifah!” teriaknya berulang-ulang sambil terus mengibarkan bendera merah putih mengikuti irama lagu “Kebyar-Kebyar”.

Khofifah hadir di UTM untuk memberi kuliah umum dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKK Maba Sakera).

• Baca: 4 Alasan Kiai Pengasuh Ponpes Besar Dukung Khofifah

Dalam kualiah umumnya, Khofifah menyampaikan kalau dirinya sudah banyak hadir di orientasi Maba. “Namun yang nuansa keindonesiaannya, NKRI-nya, dan tampak dari merah putih yang sangat kuat, saya temukan di Unijoyo ini,” katanya yang disambut aplaus Maba.

Mungkin di antara yang hadir, lanjut Khofifah, tak kuasa meneteskan air mata melihat suasana ini, sementara di sisi lain ada sejumlah pihak yang berusaha ‘mengganggu’ merah putih.

“Tapi saya yakin, Trunojoyo akan berdiri paling depan untuk menegakkan merah putih,” tambah Khofifah.

Inovasi Brilian UTM

KAMI KHOFIFAH: "Kami Trunojoyo! Kami Merah Putih! Kami Khofifah!" teriak Maba berulang-ulang sambil mengibarkan bendera merah putih. | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP
KAMI KHOFIFAH: “Kami Trunojoyo! Kami Merah Putih! Kami Khofifah!” teriak Maba berulang-ulang. | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP

Sementara itu Rektor Muh Syarif menunjukkan kepada Khofifah dan Maba terkait sejumlah inovasi UTM yang diapresiasi banyak pihak sebagai kontribusi untuk Madura dan bangsa, di antaranya inovasi bibit jagung.

“Jagung sudah diapresiasi Kementan, tinggal pengembangannya. Malah saya diundang bupati Takalar, Sulsel mau membeli benih jagung hasil inovasi UTM. Alhamdulillah,” katanya.

• Baca: Mensos Tampil Anggun dengan Busana Adat Sumenep

Beberapa waktu lalu, lanjut Syarif,  Dirjen Kelembagaan Kemenristek Dikti juga mengapresiasi dengan mengukuhkan UTM sebagai pusat unggulan Iptek unggulan jagung, satu-satunya di Indonesia. “Insyaallah lokasinya akan ditempatkan di Pamekasan,” ucapnya.

Selain itu, UTM juga dipercaya para tokoh dan pejabat di Madura untuk meneliti terkait rencana pembentukan Provinsi Madura. “Karena itu kami mohon bantuan Bu Menteri,” ujarnya yang disambut gemuruh Maba, tokoh, serta kiai Madura yang hadir.

LUAR BIASA: Kehadiran Khofifah di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Bangkalan, Sabtu (19/8/2017). | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP
LUAR BIASA: Kehadiran Khofifah di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Bangkalan, Sabtu (19/8/2017). | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP

» Baca Berita Terkait Khofifah