Idul Fitri, Momen Indah Khofifah Kumpul Bareng Keluarga Besar

KUMPUL BARENG KELUARGA BESAR: Cagub Khofifah memanfaatkan momen lebaran untuk kumpul bersama keluarga besarnya lewat open house di kediamannya, Jemursari, Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
KUMPUL BARENG KELUARGA BESAR: Cagub Khofifah memanfaatkan momen lebaran untuk kumpul bersama keluarga besarnya lewat open house di kediamannya, Jemursari, Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Momen Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan Khofifah Indar Parawansa untuk berkumpul bersama keluarga besarnya. Paginya, Cagub nomor urut satu itu melaksanakan salat Id di Masjid Al Akbar Surabaya, ditemani keempat buah hatinya.

Siang hari, seperti tahun sebelumnya, Khofifah menggelar open house di kediamannya di Jalan Jemursari, Surabaya. Open house akan dilaksanakan selama tiga hari.

Para tetangga, saudara, relasi dan masyarakat bergantian datang ke rumah Khofifah untuk bersilaturahmi. Mantan Menteri Sosial itu tampak berbaur dan dekat dengan tetangga sekitar.

• Baca: ‘Serang’ Khofifah, Muslimat NU Sebut Risma Kurang Adab

Hari raya juga menjadi kesempatan bagi Khofifah untuk berkumpul bersama anak-anaknya, yakni Patimasang, Jalaluddin Mannagalli, Yusuf Mannagalli dan Ali Mannagalli yang di hari biasa sibuk dengan kegiatan kerja dan akademis di luar kota.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada masyarakat serta mengajak untuk saling menjaga keharmonisan dan persaudaraan.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri. Taqobbalallahu minna waminkum, taqobbal ya karim. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” katanya.

• Baca: Akui Khofifah Pintar, HKTI Beri Gelar “Ibu Petani Jatim”

Menurut Khofifah, ibadah Ramadhan akan membentuk pribadi muslim menjadi bertakwa, bersyukur, berdamai menjaga ketenteraman.

“Semoga segala amal kita di bulan Ramadhan diterima Allah sebagai amal shaleh, dan Idul Fitri tahun ini membawa kita menjadi pribadi-pribadi yang la’allakum tattaqun, tasykurun, yarsyudun, yattaqun dan tuflihun,” paparnya.

Idul Fitri, tambah Khofifah, adalah momen berbagi kasih sayang dan merefleksi diri untuk saling memaafkan serta mengembalikan keharmonisan, setelah dididik membersihkan jiwa dan melawan hawa nafsu selama Ramadhan.

• Baca: RKH Syamsul Arifin: Khofifah Salehah, Saya Doakan Sukses

“Ramadhan itu membersihkan jiwa, ini saatnya kita kembali ke fitrah. Setelah dibersihkan badan, hati dan jiwa. Kita semua harus saling menyayangi. Siapa yang disayang Allah, hatinya pasti dekat Allah. Tak ada ruang untuk membenci,” tuturnya.

Khofifah juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga kebersamaan dan kedamaian. Sebab, dengan ibadah puasa selayaknya membentuk seorang muslim bisa menjaga perdamaian dan menebar kasih sayang.

“Mari, semuanya tidak sakiti, tidak benci orang lain. Indikasi sayang Allah, berati sayang diri sendiri dan ke orang lain. Dengan saling kasih sayang, maka akan harmonis dan damai,” pungkas perempuan yang juga ketua umum PP Muslimat tersebut.