Akui Khofifah Pintar, HKTI Beri Gelar “Ibu Petani Jatim”

IBU PETANI JATIM: Khofifah dinobatkan HKTI sebagai Ibu Petani Jatim di secara pelantikan pengurus DPK HKTI se--Jatim di Graha Sativa, Bulog Jatim, Surabaya (10/6). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
IBU PETANI JATIM: Khofifah dinobatkan HKTI sebagai Ibu Petani Jatim di secara pelantikan pengurus DPK HKTI se–Jatim di Graha Sativa, Bulog Jatim, Surabaya (10/6). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

SURABAYA, Barometerjatim.com – Khofifah Indar Parawansa memang pintar di banyak bidang. Tak hanya soal agama, politik, pemerintahan, sosial maupun ekonomi dan koperasi. Bahkan urusan pertanian pun Cagub Jatim nomor urut satu itu cukup piawai sekaligus peduli dengan nasib petani.

Beragam potret kepintaran tersebut membuat Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jatim menganugerahi Khofifah gelar kehormatan sebagai “Ibu Petani Jatim”, yang disimbolkan dengan pemakaian topi caping khas petani bertuliskan HKTI.

Gelar disematkan saat DPP HKTI Jatim di bawah pimpinan Ahmad Nawardi melantik secara serentak pengurus DPK HKTI dari 38 Kabupaten/Kota se-Jatim di Graha Sativa, Bulog Jatim, Surabaya (10/6).

• Baca: RKH Syamsul Arifin: Khofifah Salehah, Saya Doakan Sukses

Nawardi menuturkan, pemberian gelar “Ibu Petani Jatim” tersebut bukan tanpa alasan. Khofifah melalui jaringan jamaah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) lebih sering bersinggungan langsung dengan keluarga petani di desa-desa, bahkan perhatiannya terhadap petani dinilai luar biasa.

“Pengetahuan dan perhatian Bu Khofifah kepada petani cukup bagus, itu yang menjadi alasan kami memberinya gelar,” kata Nawardi, sembari menepis bila moment ini terkait dengan ajang Pilgub Jatim 2018. Apalagi pihaknya sempat mengundang Cagub lain namun tak ada konfirmasi kehadiran.

Secara umum, tambah Nawardi, HKTI Jatim ingin bekerjasama dengan siapapun pemimpin yang peduli dengan nasib petani. Agar tidak ada lagi kemiskinan di tingkat petani yang bertahun-tahun tidak ada perubahan.

Anggota DPD RI itu juga mengungkapkan, pengurus HKTI yang dilantik tidak semuanya berusia tua, tapi ada juga petani muda yang agresif dan paham teknologi.

• Baca: 2 Juta Suara Barikade Gus Dur Siap Mengalir ke Khofifah-Emil

“Saya menyebutnya sebagai petani jaman now, yang dapat mengubah masa depannya dengan segala bentuk hasil pertanian untuk penguatan pangan di Indonesia,” katanya.

Dalam pelantikan tersebut, secara simbolis semua ketua DPK HKTI kabupaten/kota menggunakan topi caping sebagai lambang kejayaan petani. Sementara Khofifah menyampaikan berterima kasih telah diajak bekerjasama HKTI untuk membangun kesejahteraan petani di Jatim.

“Selama ini, memang, petani yang miskin adalah warga NU dan juga Muslimat NU. Maka pertanian ini bisa kita kembangkan bersama-sama agar lebih maju lagi,” katanya.