Ibunda Gus Hans Wafat, Khofifah hingga Cawabup Astutik Melayat

TAKZIAH: Khofifah melayat ke rumah duka almarhumah Nyai Hj Azah As’ad di kompleks Ponpes Darul Ulum. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TAKZIAH: Khofifah melayat ke rumah duka almarhumah Nyai Hj Azah As’ad di kompleks Ponpes Darul Ulum. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

JOMBANG, Barometerjatim.com – Hingga Jumat (23/10/2020) malam, warga dan sejumlah tokoh masih berdatangan untuk melayat ke rumah duka almarhumah Nyai Hj Azah As’ad di kompleks Ponpes Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, Jombang.

Tokoh yang hadir di antaranya Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa; Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Sarmuji; Ketua Tim Pemenangan Kelana Aprilianto-Dwi Astutik di Pilbup Sidoarjo 2020, Haji Masnuh; hingga Cawabup Sidoarjo, Dwi Astutik.

Tak sekadar berbela sungkawa, Khofifah, misalnya, juga mendatangi pesarean Nyai Azah di kompleks pesantren untuk membaca yasin, tahlil, dan doa-doa lainnya.

Mendoakan almarhumah yang merupakan istri almarhum KH As’ad Umar, pengasuh ketujuh Ponpes Darul Ulum sekaligus penggerak pendidikan Ponpes pada masanya itu khusnul khatimah.

“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tokoh masyarakat dan pemerintahan. Ini wujud penghormatan kepada almarhumah,” kata Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans, salah seorang putra almarhumah.

“Kepada pada alumni dan handai taulan, mohon doanya dari rumah saja. Semoga ibu khusnul khatimah,” sambung tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) tersebut.

Selalu Tanya Jam Shalat

DOAKAN KHUSNUL KHATIMAH: Khofifah berdoa di pusara Nyai Hj Azah As’ad, kompleks Ponpes Darul Ulum. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
DOAKAN KHUSNUL KHATIMAH: Khofifah berdoa di pusara Nyai Hj Azah As’ad, kompleks Ponpes Darul Ulum. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Gus Hans menambahkan, satu hal yang diingat dari ibunya sebelum wafat, yakni selalu meminta doa kepada banyak orang agar saat dipanggil Allah Swt pada hari Jumat.

Alhamdulillah, Allah Swt mengijabahi,” kata Gus Hans, sembari menuturkan kalau ibunya berpulang ke Rahmatullah pada Jumat (23/10/2020) sekitar pukul 13.10 WIB di usia 82 tahun.

Selain itu, lanjut Gus Hans, ibunya terbilang nomor satu untuk masalah kesabaran. “Beliau, dalam kondisi gerah (sakit) apapun, juga selalu menanyakan jam shalat dan selalu melakukan dengan semampu-mampunya,” ucapnya.

DAMPINGI KHOFIFAH: Gus Hans (kanan), usai dampingi Khofifah berdoa di makam Nyai Hj Azah As’ad. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
DAMPINGI KHOFIFAH: Gus Hans (kanan), usai dampingi Khofifah berdoa di makam Nyai Hj Azah As’ad. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

» Baca Berita Terkait Kabar Duka