Gus Hans: Silakan Main Klaim, yang Penting Jokowi Menang!

UNTUK KEMENANGAN JOKOWI: Gus Hans (kanan) saat deklarasi Barkod Jokowi di JX Internasional Surabaya, Jumat (9/11). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
UNTUK KEMENANGAN JOKOWI: Gus Hans (kanan) saat deklarasi Barkod Jokowi di JX Internasional Surabaya, Jumat (9/11). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa bersama relawan dan jaringannya makin powerfull dalam memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Tak hanya bergerak lewat Jaringan Kiai santri Nasional (JKSN), mereka juga menambah kekuatan dengan mendeklarasikan Barkod Jokowi (Barisan Komunitas Pendukung Jokowi).

Mantapnya lagi! Para loyalis Khofifah bahkan tak peduli, kalau kerja kerasnya dalam memenangkan Jokowi-Ma’ruf berpotensi diklaim pihak lain. Terlebih JKSN maupun Barkod bukan tim resmi yang tercatat di KPU.

• Baca: Relawan Khofifah di Pilgub Jatim Melebur Dukung Jokowi

“Tidak masalah! Kerja kita claimable. Silakan kalau ada yang mengklaim, yang penting Pak Jokowi menang,” kata Ketua Umum Barkod Jokowi, KH Zahrul Azhar As’ad, Sabtu (10/11).

Menurut kiai muda yang akrab disapa Gus Hans tersebut, di situlah bedanya JKSN-Barkod dengan komunitas lainnya. “Kita ini jaringan yang tulus untuk kemenangan Pak Jokowi. Silakan kalau ada yang main klaim kemenangan,” ujarnya.

“Yang penting Pak Jokowi dan masyarakat tahu kinerja kita, Allah Swt tahu apa yang kita lakukan untuk kebaikan bangsa ini,” sambungnya.

“Silakan kalau TKD mau mengklaim, silakan! Ndak masalah. Itu rezekinya TKD, yang penting Pak Jokowi menang!”

Saat dipertegas, bukankah di Jatim yang tercatat di KPU sebagai tim resmi adalah Tim Kampanye Daerah (TKD) yang diketuai Machfud Arifin, sekali lagi Gus Hans tak mempermasalahkan.

“Walaupun kita bukan tim resmi secara KPU, insyaallah kerja kita lebih dan paling penting claimable, bisa diklaim siapa saja. Silakan kalau TKD mau mengklaim, silakan! Ndak masalah. Itu rezekinya TKD, yang penting Pak Jokowi menang!” katanya.

• Baca: JKSN ‘Madu Berita’, Tak Bisa Dibandingkan dengan TKD

Gus Hans juga mempersilakan, kalau ada yang mau mengukur efektivitas kinerja JKSN-Barkod dengan komunitas lain pendukung Jokowi-Ma’ruf.

“Survei bisa dilihat juga dari latar belakang kemarin. Memang Pilgub Jatim sudah berlalu, tapi hitungan statistik tidak bisa berlalu. Siapa bekerja untuk siapa dan menghasilkan berapa, itu bisa menjadi acuan,” paparnya.

85 Kelompok Relawan

UNTUK KEMENANGAN JOKOWI: Gus Hans (kiri) saat deklarasi Barkod Jokowi di JX Internasional Surabaya, Jumat (9/11). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Selebihnya, dalam konteks Jatim, Pengasuh Ponpes Queen Al Azhar Darul Ulum Jombang tersebut menjelaskan Barkod adalah bagian dari 85 kelompok relawan Khofifah di Pilgub Jatim 2018.

“Kita berusaha untuk mengumpulkan mereka, menyederhanakan dan alhamdulillah jadinya dua ini, JKSN dan Barkod. Ini rangkuman dari 85 relawan yang kemarin support Ibu Khofifah,” katanya.

Meski akarnya sama, menurut Gus Hans, segmentasi JKSN dan Barkod berbeda. Barkod lebih menyasar milenial serta para pengusaha, tapi cakupannya sama-sama nasional. Barkod akan dikerahkan ke para pengusaha yang memiliki karyawan.

• Baca: Elemen Jokowi Masih Terpisah, Belum Satu Irama Gendang

“Jadi sentuhannya sedikit berbeda dengan JKSN. Kalau JKSN kita menggunakan kultural religius, sementara Barkod lebih ke arah dunia profesional,” katanya.

Soal posisinya yang menjadi Ketum Barkod sekaligus Sekjen JKSN, Gus Hans akan mengantisipasinya dengan menyiapkan ketua harian yang bertugas menggerakkan kinerja Barkod.

“Saya berharap sebenarnya bukan saya. Tapi teman-teman pengusaha meminta saya untuk menghandel ini. Tapi yang jelas, apapun sumbernya ke Bu Khofifah, insyaallah akan kita support,” tuntasnya.•

» Baca Berita Terkait Gus Hans, JKSN, Pilpres 2019