Gus Hans: Selamat! Bu Khofifah Apresiasi Hasil Konferwil PWNU

APRESIASI HASIL KONFERWIL: Gus Hans, berharap ketua baru PWNU bisa membangun komunikasi dengan gubernur-Wagub terpilih. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
APRESIASI HASIL KONFERWIL: Gus Hans, berharap ketua baru PWNU bisa membangun komunikasi dengan gubernur terpilih. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Juru Bicara Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, KH Zahrul Azhar As’ad mengapresiasi hasil Konferwil PWNU. Dia juga mengucapkan selamat atas terpilihnya KH Anwar Manshur dan KH Marzuki Mustamar, sebagai rais syuriyah dan ketua tanfidziyah PWNU Jatim periode 2018-2023,

“Kami mengapresiasi hasil Konferwil. Gubernur terpilih, Bu Khofifah mengucapkan selamat atas terpilihnya rais dan ketua tanfidziyah atas pilihan cabang-cabang di Jatim. Mudah-mudahan kepengurusan PWNU Jatim ke depan lebih baik dari sebelumnya,” katanya saat dihubungi Barometerjatim.com, Minggu (29/7) malam.

Kiai muda yang akrab disapa Gus Hans itu juga berharap, ketua baru PWNU Jatim bisa membangun komunikasi dengan gubernur dan wakil gubernur terpilih untuk bersama-sama mewujudkan percepatan kesejahteraan di Jatim.

• Baca: Khofifah Pasti Cari Kanal Koordinasi dengan PWNU Jatim

“PWNU kan mitra Pemprov. Semua tergantung gaya komunikasi dari ketua PWNU yang baru terhadap gubernur atau Pemprov nanti. Kita sih ngikut saja demi kebaikan masyarakat Jatim,” tandasnya.

Tapi biasanya, tambah Gus Hans, “Kita kan ngelendehin (mengalah). Walaupun tidak diminta, kita yang minta-minta datang duluan (untuk membangun komunkasi) dengan PWNU. Prinsipnya kita menghormati pilihan ulama.”

Saat ditanya, bagaimana dengan KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin (Gus Kikin) yang dinilai sebagai representasi Khofifah namun tidak terakomodir sebagai ketua baru PWNU, Gus Hans menegaskan sebaiknya tidak ada lagi dikotomi yang mengarah ke rivalitas Pilgub Jatim.

• Baca: Duet Kiai Anwar-Kiai Mustamar Pimpin PWNU Jatim 2018-2023

“Sekali lagi, tidak ada kubu-kubuan. Pilgub sudah selesai. Tidak ada representasi (calon) dari kita, dari pihak gubernur terpilih, terhadap Konferwil ini. Jangan ada dikotomi seolah-olah yang tidak milih berarti melawan ulama,” sergahnya.

“Yang ada, kami hanya menyampaikan, menurut pandangan kami, bahwa yang sesuai dengan kebutuhan PWNU itu adalah Gus Kikin. Tetapi Ibu menyerahkan sepenuhnya kepada cabang-cabang yang punya suara dan menghormati keputusan yang diambil.”

Gus Hans menambahkan, justru yang harus dipertanyakan adalah orang-orang yang masih berpikir tentang kubu-kubuan.

• Baca: Konferwil PWNU Jatim, Tak Lagi Dihadiri Pakde Karwo-Gus Ipul

“Berarti mereka memikirkan sesuatu yang tidak kita pikirkan. Kita sudah selesai, kok masih ada yang sibuk dengan pikirannya sendiri,” ucap pengasuh Ponpes Queen Al Azhar Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, Jombang itu.

Sekali lagi, kata Gus Hans, “Gubernur terpilih, Bu Khofifah mengucapkan selamat! Menghormati hasil keputusan dari cabang-cabang, serta berharap ketua PWNU yang baru bisa komunikasi yang baik dengan pihak Pemprov mendatang,” tuntasnya.