Geger Grahadi Dimolotov, Eh.. Ternyata Ulah Orang Gila

DIAMANKAN: Pria yang mengalami gangguan jiwa ini diamankan petugas dari Polrestabes Surabaya karena 'meneror' Gedung Grahadi dengan botol berisi bensin. | Foto: Ist
DIAMANKAN: Pria yang mengalami gangguan jiwa ini diamankan petugas dari Polrestabes Surabaya karena ‘meneror’ Gedung Grahadi dengan botol berisi bensin. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Benny Sampir Wanto menegaskan tidak ada bom molotov di halaman gedung negara Grahadi di Jl Gubernur Suryo 7 Surabaya, Sabtu (6/1) sore.

“Yang terjadi pada pukul 11.00 WIB seorang yang mengalami gangguan jiwa duduk di atas pagar depan gedung Grahadi sambil membawa botol berisi bensin,” kata Benny menjawab pertanyaan wartawan.

• Baca: Duh! Jatim Belum Tersentuh Program Revitalisasi 1000 Pasar

Botol berisi bensin tersebut, lanjut Benny, diberi tali sehingga mirip bom molotov. Selain itu, orang tersebut membawa burung dara mati di keranjang dan sepeda angin.

NANGKRING DI PAGAR GRAHADI: Sambil membawa botol berisi bensin, pria yang mengalami gangguan jiwa ini nangkring di atas pagar halaman Grahadi, Surabaya, Satu (6/1) sore.
NANGKRING DI PAGAR GRAHADI: Sambil membawa botol berisi bensin, pria yang mengalami gangguan jiwa ini nangkring di atas pagar halaman Grahadi, Surabaya, Satu (6/1) sore.

Melihat ada orang duduk di atas pagar, petugas Satpol PP Pos Grahadi lantas menegur tapi tidak dihiraukan. Petugas pun melaporkan pria tersebut ke Polsek Genteng dan orang gila tersebut ditangkap kemudian dibawa ke Polrestabes Surabaya.

• Baca: Istri Dilantik Jadi Wali Kota Batu, Eddy Kirim Surat dari Rutan

“Dari perfomancenya saja, kita tahu bahwa orang yang duduk di atas pagar Grahadi mengalami gangguan jiwa,” ujar Benny sambil menunjukkan fotonya.

Ditambahkan, saat diminta turun dari pagar oleh petugas Satpol PP, penderita gangguan jiwa itu marah. “Kalian orang-orang sombong, saya tidak boleh duduk di sini,” katanya.