Istri Dilantik Jadi Wali Kota Batu, Eddy Kirim Surat dari Rutan

PELANTIKAN: Gubernur Jatim, Soekarwo melantik Dewanti Rumpoko dan Punjul Santoso sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu periode 2017-2022 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (27/12). | Foto: Ist
PELANTIKAN: Gubernur Jatim, Soekarwo melantik Dewanti Rumpoko dan Punjul Santoso sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu periode 2017-2022 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (27/12). | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Andai empat bulan lalu, 16 September 2017, Eddy Rumpoko tidak ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mungkin Rabu (27/12) hari ini dia bisa menghadiri pelantikan istrinya, Dewanti Rumpoko sebagai Wali Kota Batu untuk meneruskan kepemimpinannya.

Tapi apa mau dikata, Eddy harus melupakan menyaksikan moment istimewa tersebut setelah ikhtiarnya lolos dari kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkot Batu Tahun Anggaran 2017 kandas di praperadilan.

Sebagai gantinya, Eddy berkirim surat ke Dewanti dari Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, tempat dia ditahan KPK sebelum berkasnya dilimpahkan untuk menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

***

Bertempat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, hari ini Gubernur Jatim, Soekarwo melantik Dewanti Rumpoko dan Punjul Santoso sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu periode 2017-2022.

Dalam arahannya, Soekarwo mengingatkan pentingnya masalah penguasaan dan pengendalian keuangan. Dalam undang-undang diatur, penyerahan anggaran dari presiden ke menteri keuangan kemudian ke  gubernur lalu ke bupati/wali kota.

“Bupati/walikota sebagai otorisator keuangan kemudian menyerahkan anggaran ini kepada pengguna anggaran, yakni Sekda di sekretariat dan kepala OPD di setiap OPD. Ini masalah yang sangat penting,” katanya.

Pakde Karwo — sapaan Soekarwo — juga menyampaikan terima kasih kepada wali kota sebelumnya, Eddy Rumpoko yang telah berjasa membangun Batu sehingga menjadi daerah dengan tingkat kesejahteraan meningkat, pertumbuhan ekonomi bagus serta penanggulangan kemiskinan sangat baik.

• Baca: Pintu Kamar Mandi Digedor, Lalu Eddy Rumpoko Ditangkap

Dia menambahkan, Batu sebagai daerah tujuan wisata juga mempunyai potensi yang luar biasa. Dalam bidang pariwisata, dari total 56 juta jumlah wisatawan nusantara 25 persen berwisata di Malang Raya, termasuk Batu.

Selain hanya itu, Batu juga memiliki potensi di sektor perdagangan, reparasi mobil dan motor dengan sumbangan terhadap PDRB sebesar 18,08 persen dari 17 sektor yang menyumbang PDRB kota ini. Lalu sektor pertanian sebanyak 16,20 persen dan sektor pariwisata sebesar 12,35 persen.

Ingat Janji Kampanye

KIRIM SURAT: Eddy Rumpoko, hanya bisa berkirim surat dari Rutan Cipinang saat istrinya, Dewanti Rumpoko dilantik menjadi Wali Kota Batu, Rabu (27/12). | Foto: Ist
KIRIM SURAT: Eddy Rumpoko, hanya bisa berkirim surat dari Rutan Cipinang saat istrinya, Dewanti Rumpoko dilantik menjadi Wali Kota Batu, Rabu (27/12). | Foto: Ist

Tak lupa Pakde Karwo mengingatkan kepada pasangan yang baru saja dilantik untuk menepati janji kampanye dan menuangkannya dalam RPJMD. Selanjutnya, DPRD Kota Batu harus mengecek betul apakah janji kampanye yang kemudian menjadi RPJMD tersebut ada konsistensinya dengan RPJMD provinsi dan nawacita presiden.

Di akhir sambutannya, Pakde Karwo mengingatkan kembali soal akuntabilitas anggaran salah satunya melalui e-budgeting.

• Baca: Mendagri: Selama KPK Berdiri, 77 Kepala Daerah Terjaring OTT

Hal ini penting dilakukan agar saat Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), dokumen anggaran yang diajukan sudah detail. “Konsep e-budgeting ini salah satu cara untuk mewujudkan clean governance,” katanya.

Pakde Karwo juga mengingatkan wali kota untuk hati-hati apabila terdapat kenaikan anggaran di OPD yang tidak diketahui Sekda. “Di sinilah biasanya pemerasan dan penyuapan terjadi,” tandasnya.