Ganti ‘Nahkoda’, BPWS Janji Kebut Pembangunan di Madura

SIAP TANCAP GAS: Danis Hidayat Sumadilaga (kanan) bersama Herman Hidayat saa serah terima jabatan. | Foto: Barometerjatim.com/WIRA HARLIJADI
SIAP TANCAP GAS: Danis Hidayat Sumadilaga (kanan) bersama Herman Hidayat saa serah terima jabatan. | Foto: Barometerjatim.com/WIRA HARLIJADI

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pergantian pimpinan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) mulai dilakukan. Badan di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu kini dikepalai Pelaksana Tugas (Plt) yang dijabat Danis Hidayat Sumadilaga.

Diampingi Plt Kepala BPWS yang lama, Irjen (Pur) Herman Hidayat, Danis segera tancap gas dalam melanjutkan berbagai program yang berjalan. Di antaranya rest area serta proyek terbaru yakni over Pass II.

Akses jalan bebas hambatan ini berada di Tanjung Bulu Pandan, sisi utara Madura. Jaringan jalan tersebut akan tersambung dengan jaringan jalan di Pulau Jawa, Surabaya-Gresik-Mojokerto.

• Baca: Investasi Terbuka di Madura Jangan Tinggalkan Tenaga Lokal

“Kita harus bergerak cepat, tepat dan tidak boleh ada penyimpangan. Tidak boleh berleha-leha,” kata Danis seperti dilansir dari Subdiv Humas BPWS, Jumat (11/5).

Kepala Balitbang Kementerian PUPR itu menjelaskan, pemetaan permasalahan dan hambatan di internal tengah dilakukan. Nantinya, dari hasil tersebut segera dicari solusi yang tepat dalam rangka melanjutkan program pembangunan di Madura.

Saat ini, untuk wilayah rest area sudah dibangun. Akhir Desember diharapkan ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di sepanjang Kawasan Kaki Jembatan Suramadu (KKJSM), bisa pindah ke dalam lokasi area yang sudah dibuat nyaman.

• Baca: Gairahkan Produk, BPWS Latih IKM Pengemasan Modern

Dalam kesempatan itu, Danis meminta laporan secara rinci dari semua Deputi dan divisi di BPWS untuk menganalisis dan memetakan masalah dan mencari problem solving yang tepat.

Dia juga memastikan agar seluruh jajaran BPWS berada dalam satu komando dan tidak berjalan sendiri-sendiri. “Harus jadi satu kesatuan yang saling mengisi dan melengkapi,’’ tandas Danis.