Gagas 3 Destinasi Wisata Baru, Khofifah Butuh Double Track

Khofifah, bakal wujudkan ide-ide spektakuler usai dilantik jadi gubernur Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/roy hasibuan
Khofifah, bakal wujudkan ide-ide hebat usai dilantik jadi gubernur Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/roy hasibuan

SURABAYA, Barometerjatim.com – Banyak ide spektakuler bakal diwujudkan Khofifah Indar Parawansa usai dilantik menjadi gubernur Jatim 2019-2024. Salah satunya, membuat tiga titik tempat wisata strategis pada segitiga destinasi wisata di wilayah Tapal Kuda.

Tiga titik destinasi wisata baru tersebut yakni membuat theme park (taman hiburan) di Kabupaten Jember. Lalu titik di Taman Nasional Baluran Situbondo, serta titik blue fire di Bondowoso.

Namun untuk mewujudkan itu semua, Khofifah membutuhkan double track (jalur ganda) kereta api Surabaya-Banyuwangi. Hal itu sangat memungkinkan karena saat ini tol Trans Jawa sudah sampai Probolinggo.

“Saya melihat kalau ada double track Surabaya-Banyuwangi, tentu akan membantu transportasi tidak hanya masyarakat tetapi juga barang dan jasa,” tuturnya usai menghadiri acara Maulidur Rasul dan Doa untuk Keselamatan Bangsa yang digelar PW Muslimat NU Jatim di JX International, Surabaya, Minggu (30/12).

Kalau double track itu bisa diwujudkan, lanjut perempuan yang juga Ketum PP Muslimat NU itu, “Saya berharap akan ada destinasi wisata baru pada segitiga destinasi wisata tersebut.”

Khofifah yakin tiga tempat tersebut bakal mengundang banyak wisatawan, baik dalam maupun luar negeri. Dia mencontohkan blue fire yang hanya ada dua di dunia, yakni di Islandia dan Bondowoso.

“Tapi untuk mengarah ke sana jalannya kan masih sempit,” kata mantan Menteri Sosial yang dikenal kaya gagasan, enerjik dan suka blusukan itu.

Sebagai langkah awal, Khofifah sudah bertemu beberapa elemen di Bondowoso. Begitu pula di Jember, dia bertemu dengan beberapa pihak yang punya ketertarikan investasi di bidang wisata, termasuk owner Jatim Park.

“Saya sudah ke Jatim Parak 1, 2, dan 3. Saya sampaikan pada owner-nya, apa ndak ingin bikin Jatim Park 4,” ucapnya.

Kebutuhan Infrastruktur

Jatim Park dibutuhkan, menurut Khofifah, di antaranya untuk memberi kesempatan masyarakat agar bisa berwisata di tempat yang tidak terlalu menyesakkan lingkungan Malang Raya.

“Mereka tentu ingin mendapatkan suasana yang lebih convenience (nyaman) dan tak terlalu padat. Maka Jember salah satu opsinya dan saya sudah sampaikan itu,” ungkapnya.

Begitu pula kalau ada theme park di Jember, menurut Khofifah, akan menjadi titik tiga kabupaten sekaligus: Jember-Situbodo-Bondowoso. “Kan cuma satu jam itu (jarak tempuh antarwilayah),” ujarnya.

Nah, lanjut Khofifah, infrastrukur di Jember sudah lumayan ter-support. Situbondo butuh penambahan, tapi Bondowoso masih sangat banyak kebutuhan infrastruktur.

“Saya juga sudah bertemu dengan tim teknis Pak Bupati Bondowoso, sudah beberapa kali. Kita ingin mengkonkretkan format untuk membangun infrastruktur,” tegasnya.

“Kita akan melakukan sesuatu yang mudah-mudahan agak spektakuler di akhir Februari (2019). Kita bangun bareng-bareng Jatim tercinta,” pungkasnya. •

» Baca Berita Terkait Khofifah, Pemprov Jatim