Elektabiltas Salip Gus Ipul, Khofifah Makin Pertajam Sinergi

TETAP WASPADA: Meski elektabilitas mulai meroket, Cagub Khofifah Indar Parawansa tetap mewaspadai undecided voters. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
TETAP WASPADA: Meski elektabilitas mulai meroket, Cagub Khofifah Indar Parawansa tetap mewaspadai undecided voters. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Perlahan tapi pasti, elektabilitas Khofifah Indar Parawansa menyalip Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Hasil survei Litbang Kompas menyebut elektabilitas Khofifah-Emil Dardak menyalip kompetitornya, Gus Ipul-Puti Guntur.

Elektabilitas Khofifah-Emil unggul 0,5 persen (44,5 persen) dari Gus Ipul-Puti yang memperoleh 44,0 persen. Lonjakan ini mengejutkan, karena tiga bulan lalu elektabilitas Gus Ipul masih tinggi namun belakangan cenderung macet. Sementara kehadiran Puti tak banyak membantu.

Menanggapi hasil survei tersebut, Khofifah berharap respons masyarakat makin kuat. Terlebih, dengan adanya tambahan kekuatan dukungan dari Fans for Rhoma and Soneta (Forsa) Jatim yang dideklarasikan Senin (12/3) hari ini.

• Baca: 3 Kali Maju Pilgub Jatim, Rhoma: Oh Khofifah.. Wis Wayahe!

“Hari ini Forsa ikrar. Insyaallah hasil dari sinergitas makin menyolidkan, bukan menyulitkan. Kan undecided voters (belum menentukan pilihan) di Jatim juga masih cukup tinggi, karena itu perlu lebih mempertajam sinergi dengan semua elemen masyarakat,” katanya.

“Mudah-mudahan seluruh eleman Forsa di Jatim juga menjadi resonansi dan gravitasi seorang Pak Haji Rhoma Irama di Jatim, mudah-mudahan ini menjadi penguatan ikhtiar selama ini.”

Keyakinan Khofifah atas dukungan Raja Dangdut, Rhoma Irama dan Forsanya bukan tanpa alasan. Mantan Menteri Sosial ini mencontohkan, saat Rhoma mendukung salah satu partai — tanpa menyebut nama Parpolnya — di Pemilu 2014 lalu, partai tersebut mendapat kemenangan signifikan.

• Baca: Didukung Rhoma, Khofifah: Sejak SMP Saya Sudah ‘ABRI’

“Saya menyampaikan terima kasih, mohon semua ihktiar ini bisa berseiring dengan Forsa di seluruh Jatim, di kabupaten, bahkan di desa-desa,” katanya.

Mudah-mudahan, lanjutnya, “Saya tidak menyebut nama partainya, tapi bahwa itu sangat signifikan, dan mudah-mudahan signifikansi itu akan terbawa pada ikhtiar kita membangun dan mewujudkan kemuliaan masayarakat Jatim,” tandas ketua umum PP Muslimat NU tersebut.