3 Kali Maju Pilgub Jatim, Rhoma: Oh Khofifah.. Wis Wayahe!

WIS WAYAHE KHOFIFAH: Rhoma Irama istiqomah mendukung Khofifah di tiga kali Pilgub Jatim. Oh Khofifah.. Wiswayahe! | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
WIS WAYAHE KHOFIFAH: Rhoma Irama istiqomah mendukung Khofifah di tiga kali Pilgub Jatim. Oh Khofifah.. Wiswayahe! | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ruangan Wijaya di Hotel Novotel Ngagel, Surabaya, berubah heboh saat Raja Dangdut Rhoma Irama mengumandangkan lagu dukungan untuk pasangan Cagub-Cawagub Jatim nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.

“Oh Khofifah.. Oh Khofifah.. Oh Khofifah.. Wis Wayahe!” dendang Rhoma saat menghadiri acara Kebulatan Tekad dan Dukungan Forsa (Fans of Rhoma and Soneta) se-Jawa Timur untuk Khofifah-Emil, Senin (12/3).

Rhoma menuturkan, dirinya mendukung Khofifah karena dari dulu memang ada chemistry. Bahkan dukungan sudah diberikan di dua Pilgub Jatim sebelumnya (2008 dan 2013). “Sampai-sampai (lagu) Oh Khofifah.. akan terulang nanti. Jadi tanamkan niat dan tekad kita, karena memilih pemimpin itu ibadah,” katanya.

• Baca: Siap Jurkam, Rhoma Akan Kumandangkan: Oh Khofifah..!

Tak hanya Forsa, Rhoma juga akan membawa Partai Idaman (Islam Damai Aman) jika menang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan lolos sebagai Parpol peserta Pemilu 2019 untuk mendukung ke Khofifah-Emil.

“Kita masih dalam proses hukum dan dalam mendukung Bu Khofifah belum menggunakan partai dulu. Tapi begitu Partai Idaman lolos, kita kibarkan Idaman mendukung Khofifah-Emil,” katanya.

Rhoma juga yakin Parpol yang dipimpinnya akan menang di PTUN. “Hari ini sidang kedua dan kita akan menempuh PTUN selama 21 hari. Mohon doanya, insyaallah kita menang di PTUN dan menjadi peserta Pemilu 2019,” tandasnya.

• Baca: Ketum Golkar: Khofifah Gubernur, Jokowi Dua Periode

“Kami sebagai pimpinan pusat akan berjuang sampai titik darah penghabisan untuk mendapatkan hak demokrasi, hak konstitusional yang sama dengan partai-partai lain yang mereka loloskan.”

Rhoma juga mengajak fansnya untuk menenamkan niat dalam memilih pemimpin semata-mata karena melaksakan perintah Allah dan rasulnya.

“Dengan satu amanat yang besar dan tidak main-main, karena kita akan bertanggung jawab kepada Allah dan masyarakat tentang siapa pemimpin yang kita rekomendasikan,” ujarnya.

Dukungan Signifikan Forsa

NOMOR SATU, WIS WAYAHE!: (Dari kiri) Khofifah, Rhoma Irama, Emil Dardak dan Arumi Bachsin. Wis wayahe Khofifah memimpin Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
NOMOR SATU, WIS WAYAHE!: (Dari kiri) Khofifah, Rhoma Irama, Emil Dardak dan Arumi Bachsin. Wis wayahe Khofifah memimpin Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

Sementara Khofifah menyampaikan terima kasih atas dukungan Rhoma dan Forsa. Dia yakin dukungan Forsa sangat signifikan, termasuk ketika memenangkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jatim saat Pemilu 2014, meski belakangan Rhoma ditinggal Parpol yang dipimpin Muhaimin Iskandar itu.

“Saya melihat partai yang kemarin didukung Bang Haji mengalami lonjakan suara partai yang luar biasa, karena gerakan Forsa masif di Jawa Timur. Saya tidak menyebut partainya, tapi bahwa itu (dukungan Rhoma dan Forsa) sangat signifikan,” katanya.

• Baca: Gelombang Muslimat NU Lebih Dahsyat Dibanding Massa PKS

Mantan Menteri Sosial itu berharap signifikansi dukungan Forsa kalai ini akan terbawa dalam mendukung Khofifah-Emil, untuk bersama-sama membangun dan mewujudkan kemuliaan masyarakat Jatim. “Kami (Khofifah-Emil) ingin menjadi bagian dari yang berproses itu,” katanya.

Ketua PP Umum Muslimat NU tersebut menambahkan, jika di Pilgub Jatim 2008 support besar dari Rhoma belum membuahkan hasil — di luar kecurangan yang terstruktur, masif dan sistematis — mungkin karena Allah Swt belum memberikan izin.

“Kemudian di 2013 juga demikian, mungkin dulu karena tidak ada deklarasi ikrar Forsa seperti hari ini. Kalau hari ini insyaallah, komitmen itu kuat sekalai dan mudah-mudahan Allah memberi ridho Khofifah–Emil memimpin Jatim,” tandas Khofifah.