Jumat, 20 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

DPRD Surabaya: Tak Salahi Aturan, Anggaran Crossing Saluran Air Bisa Dicairkan

Berita Terkait

BISA DICAIRKAN: Baktiono, anggaran crossing saluran air cegah banjir tidak salahi aturan. | Foto: Barometerjatim.com/IST
BISA DICAIRKAN: Baktiono, anggaran crossing saluran air cegah banjir tidak salahi aturan. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Meski tidak masuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022, anggaran untuk membangun crossing saluran Rolak Gunungsari tetap bisa direalisasikan tahun ini.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Baktiono. “Tidak menyalahi aturan, karena sifatnya emergency dan pembangunan crossing saluran air ini untuk mencegah banjir di Surabaya,” katanya, Senin (17/1/2022).

“Jadi, soal anggaran untuk bangun crossing saluran, Pemkot Surabaya bisa koordinasi dengan Pemprov Jatim ataupun dengan pusat,” tandas legislator asal Fraksi PDIP tersebut.

Baktiono menjelaskan, saat banjir dua pekan lalu melanda Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi langsung inisiatif akan membangun crossing saluran di Rolak Gunungsari guna mencegah genangan air di wilayah Ketintang.

“Nah ini merupakan langkah yang antisipatif, karena curah hujan 2-3 bulan ke depan masih cukup tinggi,” tuturnya.

Jika pembangunan crossing saluran Rolak Gunungsari Pemkot Surabaya belum ada anggarannya, lanjut Baktiono, hal ini bisa koordinasi dengan Pemprov Jatim maupun pemerintah pusat.

Terpenting, tambah Baktiono, di tengah curah hujan tinggi terutama dari angin barat, Pemkot Surabaya bisa koordinasi dengan Pemkab Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, dan Pasuruan. Hal ini sangat penting karena daerah ini ada aliran sungai dan pintu air yang buka tutup.

“Karena posisi area Surabaya terendah dibanding Gresik, Sidoarjo, Mojokerto dan Pasuruan, maka dam air empat daerah ini harus sistem buka tutup. Karenanya Pemkot Surabaya juga bisa berkoordinasi dengan empat daerah ini,” Tuturnya.

Bahkan kalau bisa, tambah Baktiono, Pemkot Surabaya tidak hanya bangun crossing saluran di Rolak Gunungsari, tapi ada usulan warga yang wilayahnya belum dibangun saluran crossing minta dibangun. Selain itu, warga juga minta bangun box culvert yang belum direalisasikan tahun ini juga.

“Jadi soal anggaran, meski tidak ada biaya untuk bangun crossing saluran, kita bisa kordinasi dengan Pemprov Jatim. Ini tidak apa-apa karena sifatnya mendesak dan urgen, guna mengantisipasi banjir di Surabaya,” pungkasnya.

» Baca berita terkait DPRD Surabaya. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -