Direktur SSC Tak Yakin Yenny Wahid Terima Tawaran Gerindra

TAK YAKIN YENNY BERSEDIA: Direktur SSC, Mochtar W Oetomo tak yakin Yenny Wahid menerima pinangan Partai Gerinda untuk dicalonkan sebagai Cagub di Pilgub Jatim 2018. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
TAK YAKIN YENNY BERSEDIA: Direktur SSC, Mochtar W Oetomo tak yakin Yenny Wahid menerima pinangan Partai Gerinda untuk dicalonkan sebagai Cagub di Pilgub Jatim 2018. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pendaftaran Cagub-Cawagub Jatim di depan mata. Namun partai Poros Tengah yang dimotori Gerindra, hingga kini belum mendapatkan jagoan untuk menantang Khofifah Indar Parawansa maupun Saifullah Yusuf.

Terbaru, Parpol pimpinan Prabowo Subianto tersebut menawari Yanuba Arifaf Chafsoh alias Yenny Wahid. Namun Direktur Surabaya Survey Center (SSC), Mochtar W Oetomo meragukan kesediaan putri KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut.

“Tapi apakah Yenny bersedia?” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (3/1). Keraguan Moechtar tersebut berdasarkan sejumlah fakta dan posisi Yenny Wahid saat ini.

• Baca: Mahfud MD Lebih Diinginkan Publik Ketimbang Yenny Wahid

Di jajaran pengurus Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU yang dipimpin Khofifah, Yenny menjabat sebagai ketua V. Artinya ada ikatan jam’iyah (organisasi) antara Yenny dengan Khofifah yang bakal maju di Pilgub Jatim 2018 berpasangan dengan Emil Elestianto Dardak.

Selain itu, keluarga besar Yenny di Ponpes Tebuireng, Jombang sejak awal sudah menyatakan dukungannya ke Khofifah. Tak tanggung-tanggung, dukungan keluarga besar Tebuireng dikomandani langsung oleh paman dan bibi Yenny, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) dan Lily Wahid.

Bahkan, saat mendampingi Khofifah-Emil menerima SK rekomendasi dari DPP Partai Nasdem di Jakarta Pusat, Gus Sholah secara gamblang tetap mendukung Khofifah sekalipun Yenny maju.

• Baca: Andai Anak Sendiri Maju, Gus Sholah Tetap Dukung Khofifah

“Ini kan memilih yang terbaik, jadi bukan masalah saudara atau bukan. Yang terbaik ya Khofifah. Andaikan yang maju anak saya, saya pun tetap (mendukung) Khofifah, karena anak saya tidak lebih baik dari Khofifah,” paparnya.

Meski demikian, Mochtar menilai wajar jika Gerindra mengalihkan bidikan ke Yenny. “Karena bisa jadi kalau Yenni bersedia maju, ada potensi untuk bersaing dengan Gus Ipul dan Khofifah. Setidaknya menyelamatkan marwah Poros Tengah di Pilgub Jatim 2018,” urainya.