Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Deklarasi IKA Ansor Jatim Dibubarkan Banser, Cak Anam Bereaksi Keras: Itu Premanisme!

Berita Terkait

BERSITEGANG: Cak Anam bersitegang dengan Banser Surabaya saat pembubaran deklarasi IKA Ansor Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
BERSITEGANG: Cak Anam bersitegang dengan Banser Surabaya yang bubarkan deklarasi IKA Ansor Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Tindakan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Surabaya membubarkan deklarasi Ikatan Alumni (IKA) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jatim direaksi keras tokoh Pergerakan Penganut Khitthah Nahdliyyah (PPKN), Choirul Anam.

“Itu premanisme! Jadi Banser preman! Tindakan premanisme Banser ini sudah tidak beretika, tidak bermoral, dan melanggar aturan,” tegas mantan Ketua PW GP Ansor Jatim yang akrab disapa Cak Anam tersebut, Jumat (17/6/2022).

Cak Anam juga khawatir dan menyatakan tidak bertanggung jawab, karena pembubaran tersebut terjadi saat Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti sedang pidato secara online.

“Jadi ini satu accident yang saya tidak tanggung jawab terhadap orang-orang itu. Dia memakai baju Banser dan tingkahnya sudah seperti preman,” tandasnya.

“Saya juga enggak akan melapor ke polisi, enggak usah, untuk apa? Tapi ini persoalan yang kawan-kawan alumni sendiri harus menyadari, bahwa Banser sekarang seperti itu. Jadi otaknya sudah otak preman, masak dia rusak kayak begitu,” sambungnya.

Soal tudingan mengubah logo GP Ansor dengan menambahi tulisan IKA Ansor-Banser, Cak Anam yang juga mantan Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jatim tegas menepis. “Lho, (tulisan) Ansor itu karena ikatan alumni, IKA,” katanya.

Apakah penggunaan istilah IKA Ansor tidak harus melalui kongres? “Diatur saja enggak kok melalui kongres, yang kongres siapa? Saya alumni IAIN membentuk ikatan alumni, kan enggak apa-apa,” ucapnya.

Kalau disebut di GP Ansor tidak ada istilah ikatan alumni, Cak Anam balik bertanya. “Kalau enggak ada, kenapa dia membubarkan ikatan alumni? Seperti SMA, ikatan alumni SMA mana, kan boleh saja. Masak orang bikin ikatan alumni dilarang,” ujarnya.

Begitu juga soal jaket yang menyerupai seragam Banser. Menurut Cak Anam itu bukan jaket Banser tapi PPKN. “Sah! PPKN itu organisasi yang sah dan tercatat di Kemenkumham. Itu seragamnya PPKN dan IKA alumni sudah meneguhkan sikap bergabung bersama PPKN,” katanya.

Sebelummnya, Banser Surabaya membubarkan acara deklarasi IKA GP Ansor Jatim di Gayungsari, Surabaya. Mereka memaksa peserta deklarasi untuk melepas jaket karena ada tulisan IKA Ansor-Banser.

Beberapa di antara mereka juga terlihat bertindak keras dengan menendang dan membanting kursi, serta mematikan layar infocus yang saat itu sedang menampilkan pidato LaNyalla secara online.

Sementara itu Sekretaris Banser Surabaya, Nasfa Uuth Akhmadie menuturkan, pembubaran dilakukan bukan karena mempermasalahkan kumpul-kumpulnya. “Tapi kita hanya membahas soal penggunaan nama Ansor-Banser dan penggunaan nama ikatan alumni,” katanya.

» Baca berita terkait GP Ansor. Baca juga tulisan terukur lainnya Rofiq Kurdi.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -