Canda Corona ala Risma, Sadad: Anggap Saja Ice Breaking!

RILEKS SEJENAK: Risma dan Anwar Sadad, ice breaking di tengah tanggulangi wabah Corona. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS/IST
RILEKS SEJENAK: Risma dan Anwar Sadad, ice breaking di tengah tanggulangi wabah Corona. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS/IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Reaksi berbeda ditunjukkan Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad dalam merespons candaan Wali Kota Tri Rismaharini alias Risma terkait virus Corona (Covid-19).

“Baguslah jika Risma masih punya selera humor,” kata politikus yang juga Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim itu kepada Barometerjatim.com, Minggu (22/3/2020).

“Meski agak bernada satire, saya kira itu bisa menjadi salah satu cara menunjukkan kepada publik bahwa tim bekerja dengan serius, tapi juga rileks,” sambungnya.

Sadad memaklumi candaan Risma soal Corona, sebab dalam situasi krisis seperti ini punya kerumitan tersendiri dan mungkin menimbulkan tekanan psikis, bisa stres.

“Candaan Risma soal zona merah saya kira sebagai candaan boleh-boleh saja, anggap sebagai ice breaking,” ucap Sadad.

“Kenapa? Tim sudah bekerja keras, para dokter, tim medis, dan petugas di tengah keterbatasan sarana terus menjalankan tugasnya. Perlu fokus dan tetap calm,” tandasnya.

Selebihnya, Sadad menyebut, wabah Corona ini akhirnya menjadi momentum untuk mempersatukan seluruh elemen bangsa. Semuanya harus bersatu menghadapi krisis ini, mengatasinya, dan melaluinya dengan seminimal mungkin risiko.

“Saya mengapresiasi kerja keras para kepala daerah. Bahwa dalam beberapa hal terjadi keterlambatan antisipasi, itu menjadi evaluasi untuk kebaikan bersama di belakang hari,” katanya.

Fokus hari ini adalah mencegah meluasnya pandemi virus ini. “Beberapa kepala daerah sudah build a clear plan, dan Surabaya sudah jauh lebih siap,” tegasnya.

Cuitan Sikapi Risma

Sebelumnya, candaan Risma soal virus Corona direaksi keras oleh Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Menurutnya, Corona tidak main-main karena sudah ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pandemi global.

“Kasihan ibu ini, seperti peribahasa “kodok dlm tempurung” masih anggap enteng masalah, jumawa, ignorant. Smg warga Surabaya bisa selamat dr pandemi #Covid19,” sindir Fadli lewat akun Twitter-nya, @fadlizon.

Cuitan politikus Partai Gerindra tersebut menanggapi pemberitaan soal Risma, yang membuat candaan terkait Corona setelah wilayah yang dipimpinnya masuk zona merah bersama Malang Raya.

“Ya memang zona merah, karena PDIP, ha.. ha..” kelakar Risma yang juga ketua Bidang Kebudayaan DPP PDIP kepada wartawan di rumah dinasnya Jalan Sedap Malam, Sabtu (21/3/2020).

Tak hanya Fadli Zon. Kritik serupa dicuitkan Pakar Telematika, Roy Suryo lewat akun Twitter-nya, @KRMTRoySuryo2.

» Baca Berita Terkait Virus Corona