Blusukan ke Pasar Praban, Emil Kenalkan Program “Gemilang”

BLUSUKAN KE PASAR: Cawagub Emil Dardak bersama istrinya, Arumi Bachsin blusukan ke Pasar Praban, Surabaya, Sabtu (3/3) malam.
BLUSUKAN KE PASAR: Cawagub Emil Dardak bersama istrinya, Arumi Bachsin blusukan ke Pasar Praban, Surabaya, Sabtu (3/3) malam.

SURABAYA, Barometerjatim.com – Emil Elestianto Dardak blusukan ke Pasar Praban, Surabaya, Sabtu (3/3) malam. Ditemani istrinya, Arumi Bachsin, Cawagub pendamping Khofifah Indar Parawansa itu ingin melihat langsung produk lokal hasil perajin dari kalangan usaha kecil menengah.

Saat berkunjung ke Pasar Praban, Emil menemukan beberapa barang yang dipajang di pasar legendaris yang berdiri sejak 1970 itu. Di antaranya sepatu produk lokal yang layak menjadi ikon daerah.

Mantan konsultan keuangan di sebuah BUMN itu pun mendapati sepatu produk lokal yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar, namun belum punya merek paten dan terdaftar.

• Baca: Ini Dia Program Pendidikan Andalan Khofifah-Emil: “Tis-Tas”

”Mungkin sudah saatnya kita mengembangkan merek sendiri. Sebenarnya saat ini sudah banyak yang bisa kita buat di sini, cuma desain ataupun segala macam kita masih belum bisa,” kata Emil sambil menjajal sepatu dan membelinya.

Selain sepatu, ‘pria milenial’ yang jago menyanyi dan mahir memainkan sejumlah alat musik itu juga menjajal produksi gitar akuistik.

”Sebenarnya gitar ini bisalah dikasih merek lokal Indonesia. Saya coba dan suaranya lumayan, kita tinggal mencari penyempurnaan-penyempurnaan tambahan saja,” katanya.

• Baca: Gali Potensi Mataraman, Emil Gagas Kawasan Selingkar Wilis

Selain itu, tambahnya, pemerintah juga perlu membantu akses pasar agar produk lokal bisa berkembang dan dikenal daerah luar bahkan ke mancanegara.

Hal itu telah dilakukan Emil di Trenggalek, di antaranya membantu pengurusan merek sekaligus membuka pasar ke luar daerah. Salah satunya produk batik kota yang dijuluki ”Gerbang Depan Pesisir Selatan” sudah bisa nampang di gerai-gerai pusat perbelanjaan bergengsi di ibu kota.

Gali Potensi Terpendam

Dalam konteks membangun industri kecil menengah di Jatim, Emil lalu menyampaikan program yang disebutnya “Gemilang”, akronim dari Gerakan Mutu Industri Cemerlang.

”Semacam program ajang mencari bakat atau potensi yang terpendam dari UMKM kita untuk bisa kita upgrade,” terang pria yang sempat diundang Rumah Perubahan besutan pakar ekonomi Renaldi Gazali untuk berbicara beragam inovasinya sebagai sosok pemimpin milenial.

• Baca: Alat Pertanian Dibanjiri Produk China, Emil Siapkan Proteksi

Emil lalu mencontohkan pengalaman negara China saat mengikuti program Bank Dunia. Saat itu ada penghasil solar panel yang sebenarnya jauh dari kata sempurna.

”Namun dalam kerjasamanya, ada program pendampingan penjaminan mutu yang akhirnya solar panel dari China ini bisa menjadi lebih sempurna, bahkan menjadi salah satu solar panel yang sukses di dunia,” imbuhnya.