Ada Salam 2 Jari, Bansos BNPB di Surabaya Dipakai Kampanye?

DUA JARI: Tiga orang berkaus kampanye Machfud-Mujiaman salam dua jari usai terima paket bantuan dari BNPB. | Foto: WA
DUA JARI: Tiga orang berkaus kampanye Machfud-Mujiaman salam dua jari usai terima paket bantuan dari BNPB. | Foto: WA

SURABAYA, Barometerjatim.com – Seorang warga, Albert Kurniawan melaporkan foto-foto paket bantuan sosial (bansos) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diduga untuk kampanye di Pilwali Surabaya ke Bawaslu Surabaya, Kamis (19/11/2020).

”Saya merasa resah dengan adanya info, berita, dan foto bahwa ada paket bantuan dari BNPB diduga digunakan untuk kampanye calon tertentu di Pilkada Surabaya. Rakyat berharap Bawaslu bisa membuka secara benderang tentang masalah ini,” ujar Albert usai melapor ke Bawaslu.

Setidaknya ada dua foto yang beredar di sejumlah grup percakapan WhatsApp (WA). Pertama, foto satu truk besar berisi paket bansos BNPB. Paket dikemas dalam tas warna putih berlogo BNPB dengan tulisan “Bantuan Dana Siap Pakai BNPB”.

Sedangkan foto kedua, menunjukkan tiga orang memakai kaus kampanye Machfud Arifin-Mujiaman membawa paket bansos BNPB sambil mengacungkan salam dua jari, merujuk nomor urut paslon yang diusung delapan Parpol tersebut — PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, dan Nasdem.

Ketua Ketua Bawaslu Surabaya, Muhammad Agil Akbar membenarkan adanya pelaporan dugaan bansos dari BNPB yang dipakai sebagai alat kampanye oleh paslon di Pilwali Surabaya.

“Memang ada warga yang melaporkan. Ya, laporan diterima hari ini oleh teman-teman di sekretariat Bawaslu Surabaya,” katanya.

Selanjutnya, tandas Agil, Bawaslu akan menginvestigasi masalah ini karena jika memang ada penyalahgunaan bantuan dari BNPB, maka ada konsekuensi hukumnya.

”Kami masih mengkaji unsur dugaan pelanggarannya. Masih kami dalami,” ujarnya.

LAPOR BAWASLU: Duga bantuan BNPB dipakai kampanye, salah seorang warga melapor keBawaslu. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
LAPOR BAWASLU: Duga bantuan BNPB dipakai kampanye, salah seorang warga melapor keBawaslu. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya