2 Kali Lebaran, Khofifah Pakai Baju Songket Sutra Lamongan

BAJU FAVORIT LEBARAN: Khofifah Indar Parawansa memakai baju songket Lamongan ketika lebaran 2017 (foto kiri) dan saat lebaran 2018 (foto kanan), Minggu (17/6). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
BAJU FAVORIT LEBARAN: Khofifah Indar Parawansa memakai baju songket Lamongan ketika lebaran 2017 (foto kiri) dan saat lebaran 2018 (foto kanan), Minggu (17/6). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Songket sutra Lamongan rupaya menjadi baju favorit lebaran Khofifah Indar Parawansa. Setidaknya, sudah dua kali ini mantan Menteri Sosial tersebut memakainya saat acara open house.

Pertama, ketika lebaran tahun lalu. Kedua, saat Cagub Jatim nomor urut satu itu menerima tamu-tamunya pada hari ketiga open house lebaran tahun ini yang digelar di kediamannya, Jemursari, Surabaya, Minggu (17/6) malam.

Songket yang dipakai Khofifah berwarna dasar hijau tua dengan kombinasi warna merah bata. Hiasan manik-manik warna emas berjajar rapi di tepi kain, membuat warna merah bata terlihat pas dengan paduan jilbab warna oranye. Menambah kesan anggun bagi pemakainya.

• Baca: Idul Fitri, Momen Indah Khofifah Kumpul Bareng Keluarga Besar

“Baju Bu Khofifah sama seperti yang dipakai lebaran tahun lalu, sederhana betul beliau,” kata Didi, warga Surabaya saat menghadiri open house, sembari menambahkan tahun lalu dirinya juga datang di acara serupa.

Khofifah belum berkomentar soal songket sutra Lamongan yang menjadi baju favoritnya di dua kali lebaran, karena buru-buru menghadiri acara halal bil halal PAC Muslimat NU Krembangan, Surabaya.

Namun tahun lalu dia menjelaskan, songket yang dipakainya berasal dari Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan. “Ini produksi Maduran, Lamongan. Tapi penjahitnya orang sini (Surabaya). Memang songket harus dibantu penjahit yang baik biar bagus,” tuturnya.

SONGKET SUTRA LAMONGAN: Baju songket sutra yang dipakai Khofifah Indar Parawansa berasal dari Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
SONGKET SUTRA LAMONGAN: Baju songket sutra yang dipakai Khofifah Indar Parawansa berasal dari Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Khofifah tidak menyangka ada kerajinan tenun Lamongan yang coraknya mirip dengan tenun Kendari, Sulawesi Utara. Selebihnya dia mengaku sudah lama gemar mengoleksi kain produksi dalam negeri yang menampilkan kesan kedaerahan.

Songket, tenun dan batik selalu dia beli kala berkunjung ke daerah-daerah. “Saya suka mengoleksi saja, kalau memakai jarang-jarang,” ujarnya sambil tersenyum.

• Baca: Duh! Serunya Emil-Arumi Antar Babysitter Mudik Lebaran

Dari semua koleksinya, perempuan yang juga ketua umum PP Muslimat NU itu menyukai tenun asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun di beberapa daerah di Jatim, tandasnya, juga banyak perajin yang menghasilkan songket, batik dan tenun berkualitas tinggi.

Selain kain, Khofifah senang dengan perhiasan batu dan permata. “Kebetulan suami saya (almarhum Indar Parawansa) dulu senang batu-batuan, jauh sebelum ramai batu akik. Menurut saya, batu-batuan bisa mendorong kita untuk bersyukur, menikmati keindahan alam ciptaan Allah Swt,” paparnya.